Connect with us

METROPOLITAN

DPRD Akan Panggil PU BM Lebak Terkait 11 Paket Pembangun Jembatan

Published

on

Banten Hits – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, segera memanggil pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kabupaten Lebak terkait dengan sebelas paket pekerjaan lanjutan pembangunan jembatan gantung non permanen yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2014 di Kabupaten Lebak yang diduga tidak dilaksanakan sesuai kontrak alias fiktif.

“Kalau memang ada pengaduan dari rekan sosial control atau masyarakat terkait hal itu, kita akan segera agendakan Dinas PU BM untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat agar sebelas paket itu nantinya kita konfrontir,” kata anggota Komisi IV DPRD Lebak, Pipit Candra, saat diminta tanggapannya, Jum’at (19/6/2015).

Kata dia, dirinya memang belum menanyakan apakah ada tembusan dari pihak LSM kepada Komisi IV terkait hal tersebut.

BACA :  Soal Bank Banten, Rano Jalani Fit and Proper Test OJK

“Itu akan jadi dasar bagi kami di Komisi IV untuk melakukan RDP dengan Dinas Bina Marga terkait dengan sebelas paket yang disinyalir bahwa di progress kegiatannya baik tapi di lapangan ditemukan tidak ada,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong agar PU Bina Marga ada laporan realisasi penyerapan anggaran dan fisik.

“Nanti kita lihat apa yang ditemukan rekan sosial control dengan laporan realisasi penyerapan anggaran dan fisik triwulan I, II dan III termasuk progress infrastrukturnya,” terangnya.

Lebih lanjut, setelah melakukan RDP dengan PU Bina Marga, Komisi IV barulah akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

“RDP itu nantinya jadi bahan kita di Komisi IV untuk turun mengecek kondisi langsung ke lapangan,” ucapnya.

BACA :  Terjaring Operasi Simpatik, Pelanggar Lalin di Cilegon dapat Helm dan Jaket

Saat disinggung terkait dengan catatan yang diberikan Pansus LKPJ Bupati Lebak Tahun Anggaran 2014, yang salah satunya juga menyoroti pekerjaan di Dinas PU, Pipit yang juga sebagai Ketua Pansus menerangkan bahwa dalam catatan Pansus kemarin memang tidak spesifik menyoroti sub bagian.

“Kita kan tidak menyoroti secara khusus ya misal jembatan atau jalan, artinya itu secara umum saja Pansus memberikan catatan bahwa PU terkesan mengenyampingkan kualitas dari sebuah pekerjaan pembangunan,” pungkasnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler