Connect with us

GAYA HIDUP

Ketika Kuli Tinta di Pandeglang Mengokang Senjata Laras Panjang…

Published

on

Selasa (23/6/2015) sore langit di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang terlihat terang. Sudah menjadi rutinitas saat Ramadan, sore hari digunakan sejumlah warga untuk beraktivitas menunggu Magrib atau ngabuburit.

Tak terkecuali bagi para jurnalis yang lazim disebut kuli tinta di Pandeglang. Mereka pun turut ngabuburit. Namun ngabuburit sore itu tidak seperti biasanya, bahkan bertolak belakang dengan kebiasaan mereka.

Para jurnalis yang piawai “membidikkan” lensa kamera atau handycamnya, sore itu “dipaksa” untuk membidik sasaran menggunakan senjata laras panjang milik Yonif 320 Badak Putih Cadasari.

Satu per satu para jurnalis di Pandeglang itu memegang senjata laras panjang, lalu dengan mengikuti petunjuk dari instruktur mereka pun mulai menembak.. Dorrrr… Peluru melutup menuju ke sasaran.

BACA :  Batu Sempur Langka di Pameran Kerajinan

Latihan menembak yang digelar Yonif 320 Badak Putih Cadasari, Kabupaten Pandegalng itu, merupakan rangkaian ngabuburit sekaligus untuk menjaga silaturahmi Yonif 320 Badak Putih Cadasari dengan wartawan di Kabupaten Pandeglang.

Latihan menembak digelar di Markas Yonif 320 Badak Putih Cadasari, Jalan Raya Serang, KM 05, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

Wadanyon yonif 320 Badak Putih Mayor Infantri Dudi Dwi Riyadi mengatakan, melalui latihan menembak bareng ini, pihaknya berharap kerjasama antara TNI dan wartawan bisa terus terjalin.  

“Kan biasanya temen-teman wartawan memegang kamera atau handycam. Tetapi (hari ini) kita akan ajarkan bagaimana cara memegang senjata dan menggunakananya dengan baik,” ungkapnya, saat ditemui seusai memberikan arahan tata cara menembak.

BACA :  Forbitas Reborn Sodorkan Edukasi dan Informasi Seputar Bikers

“Latihan menembak ini hanyalah ajang olah raga saja, sekaligus ngabuburit,” katanya.(Rus)



Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh