Connect with us

METROPOLITAN

Terkait Gafatar, Bakor Pakem Minta Bupati Lebak Terbitkan Perbup

Published

on

Banten Hits – Kendati terbilang cukup lama, Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Kabupaten Lebak, akhirnya menyerahkan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terkait dengan Organisasi Masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Ormas Gafatar).

Rekomendasi tersebut setelah Pakem melakukan rapat dan mendengarkan klarifikasi dari Ormas yang aktif bergerak di bidang sosial budaya tersebut beberapa waktu lalu terkait dengan sejumlah temuan dan laporan tentang aktivitas Gafatar yang oleh sejumlah pihak dinilai mengajarkan paham yang menyimpang.

“Ya, Bakor Pakem sudah menyerahkan rekomendasinya kepada Pemerintah Kabupaten Lebak terkait dengan aktivitas Ormas Gafatar. Tanggalnya sekitar 18 Juni kemarin,” terang Kasi Intel Kejari Rangkasbitung, saat dikonfirmasi Banten Hits, Kamis (25/6/2015).

BACA :  PWI dan PDAM Pandeglang Tanam Bibit Pohon di Kaki Gunung Pulosari

Eko mengatakan, dari hasil analisis, tim Bakor Pakem kemudian merekomendasikan kepada Bupati Lebak yang mempunyai tugas memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat sesuai dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah untuk segera mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup)

“Pakem meminta kepada Bupati segera menerbitkan Perbup yang intinya agar Ormas Gafatar tidak lagi melakukan aktivitasnya terkait dengan penyebaran paham-paham yang kemarin mereka sampaikan,” katanya.

Dari hasil analisis tersebut, lanjut Eko tim Pakem melihat bahwa paham yang dibawa oleh Gafatar telah menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama Islam.

“Misalnya, mereka tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir dan meyakini bahwa akan adanya Nabi baru setelah Nabi Muhammad,” imbuhnya. (Nda)

BACA :  Motif Pembunuhan Ibu RT Juragan Kos di Bencongan Masih Teka Teki



Terpopuler