Connect with us

METROPOLITAN

Pungli Sertifikasi, Kejari: Laporan LBH KNPI Lebak Itu Belum Tentu Benar

Published

on

Banten Hits – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rangkasbitung, membantah jika laporan yang disampaikan LHB KNPI Lebak terhadap dugaan pungli dana sertifikasi yang diduga dilakukan sejumlah UPT Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak terhadap guru penerima sertifikasi merupakan laporan yang tidak benar.

“Laporan dari LBH bukan tidak benar, tapi belum tentu benar,” kilah Kasi Intel Kejari Rangkasbitung Eko Baroto, kepada Banten Hits, melalui BlackBerry Messengernya, Jum’at (26/6/2015).

Pasalnya, laporan yang seharusnya disampaikan sudah harus memenuhi kaidah dari sebuah laporan/pengaduan dugaan terjadinya sebuah peristiwa.

“Jadi, yang kemarin disampaikan oleh LBH KNPI itu lebih bersifat informasi dari dugaan adanya peristiwa pungli sertifikasi. Dengan kata lain, peristiwa pungli tersebut bisa memang ada atau malah tidak ada,” ujarnya.

Eko juga menjelaskan, laporan yang disampaikan LBH namun kemudian dicabut kembali mengasumsikan bahwa informasi adanya dugaan pungli tersebut sebagai informasi yang blm tentu benar.

“Ya belum tentu benar karena belum didukung oleh fakta yang valid,” ucapnya.

Pihak LBH sendiri, lanjut Eko mengatakan, bahwa guru-guru yang memberitahukan dugaan peristiwa pungli sertifikasi kepada LBH meminta agar LBH mencabut laporannya dari Kejari tanpa menyampaikan alasan dari pencabutan tersebut.

“Ini kan artinya para guru yang merupakan sumber utama LBH dalam mendapat informasi pungli justru menyangkal adanya peristiwa pungli sertifikasi,” terangnya.

Jadi kata Eko lagi, jika dikaji maka peristiwa pungli tersebut menjadi belum. Hal tersebut lantaran laporan yang disampaikan pihak LBH KNPI kepada Kejari belum menunjukkan sebagai sebuah laporan yang di dalamnya menjelaskan bahwa telah terjadi peristiwa pungli pada dana sertifikasi yang diterima oleh guru penerima. (Uud)

Trending