Connect with us

METROPOLITAN

Tak Bayar Upah Sesuai UMK, PT. PGP Justru Imingi Karyawan dengan Umroh Gratis

Published

on

Banten Hits – PT. Pratama Galuh Perkasa (PGP) yang berlokasi di Jalan Raya Merak, lingkungan Tegalwangi, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon dituding melanggar Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja. Pasalnya, menurut pengakuan dari karyawan, perusahaan tersebut membayar upah pekerjanya di bawah UMK Cilegon.

“Di pasal 90 ayat 1, ditulis sangat jelas kalau perusahaan tidak boleh memberikan upah lebih rendah dari UMK,” kata Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Sarijan, Minggu (28/6/2015).

Tak hanya dinilai melanggar aturan, PT PGP pun dinilai menggunakan berbagai cara untuk menutupi aturan yang dilabrak tersebut dengan cara mengiming-imingi karyawan dengan program umroh gratis bagi karyawannya. (BACA JUGA: PT. Pratama Galuh Perkasa Disebut Tak Bayar Upah Sesuai Aturan)

BACA :  Pimpinan Ponpes Dukung Dimyati Maju Pilgub Banten

“Perusahaan mengiming-imingi kita kalau akan ada umroh kepada karyawan. Menurut saya, hanya orang bodoh saja yang diimingi dengan Umroh karena yang jelas, kita butuh pembayaran upah yang layak,” tegasnya.

Asep Supriyadi salah seorang pekerja yang sudah 15 tahun bekerja sebagai sopir di perusahaan tersebut, mengaku, tidak pernah merasakan pembayaran upah yang layak. Bahkan, kontrak kerja selama ia bekerja tak kunjung didapat.

“Saya terima gaji itu Rp.1,4 juta dan jauh dari UMK. Ketika kita tanyakan kepada perusahaan, mereka menjawab itu kebijakan mereka,”  ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Cilegon Suparman, mengatakan, telah mengutus petugas guna menindak lanjuti hal tersebut.

BACA :  Tunjangan Kinerja Pegawai di Pandeglang Tunggu Kajian UI

“Saya sudah sampaikan ke pengawas untuk menindaklanjuti itu. Kalau sudah ada hasil pemeriksaannya, dalam waktu dekat kita akan panggil perusahaan,” katanya.

Namun sayang, Plt Kadiv Personalia PT. PGP Bambang Saroni, yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tidak mengangkat panggilan telepon. Pesan pendek yang dikirimkan juga tidak dibalas. (Nda)



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh