Connect with us

METROPOLITAN

Bupati Iti Harapkan Giant Bisa Serap Produk Lokal

Published

on

Banten Hits – Sejumlah produk lokal unggulan Kabupaten Lebak yang dihasilkan dari para petani maupun pengrajin diharapkan bisa masuk ke pasar modern. Keberadaan pasar modern seperti swalayan maupun supermaket Giant di Lebak pun diharapkan mampu menyerap produk-produk lokal unggulan yang dihasilkan dari Kabupaten ini.

“Kita punya beberapa produk unggulan seperti gula aren, gula semut, emping, pepaya california, timun suri, dan lainnya tapi sayang tidak satu pun masuk ke supermaket Giant,” ujar Bupati Iti Octavia Jayabaya, Senin (29/6/2015).

Iti yang juga sempat menyinggung Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang dianggap kurang kreatif lantaran tak ada satu pun produk Lebak yang masuk ke supermaket meminta agar ada kemitraan yang terjalin antara pengusaha, pengrajian dan petani lokal dengan pihak supermaket dan ritel di Lebak sehingga diharapkan beberapa produk lokal bisa terserap.

BACA :  AP II Siapkan Mobile Tower Antisipasi Blank Spot di Terminal 3 Bandara Soetta

“Harapan saya dengan keberadaan Giant di Lebak bisa menyerap produk unggulan yang kita punya. Giant ini kan sentranya, bahan-bahan nya di drop dari pusat. Kalau produk kita bisa masuk kan otomatis mata rantai biaya operasional nya yang cukup tinggi bisa terpangkas karena pasokan nya langsung dari Lebak,” paparnya.

Di bagian lain, Iti juga menyampaikan, dari sidak ketersediaan bahan pokok yang dilakukan di supermaket Giant tidak ditemukan adanya bahan makanan yang kadaluarsa.

“Alhamdulillah tidak ada, pada hari pertama puasa pihak BPOM sudah ke sini, ini sekaligus kita ingin pastikan,” jelasnya.

Sementara itu, Manager Giant Rangkasbitung Jaenul Arifin, mengakui, belum ada satupun produk lokal Kabupaten Lebak yang dijual.

BACA :  Tak Netral di Pilgub, Mahasiswa Banten Tuntut Airin Mundur

“Belum ada, tapi soal itu memang bisa saja. Biasanya memang ada tim analisisnya. Kalau Gaint kan hanya mengumpulkan,” imbuhnya.(Rus)



Terpopuler