Connect with us

GAYA HIDUP

Buka Puasa Sineas Muda dan Kelahiran Forum Cinema Benteng

Published

on

Azan Magrib di Masjid Raya Al Azhom seperti sebuah komando. Sejumlah orang yang berbuka puasa di warung-warung yang berderet di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (8/7/2015), tampak bersemangat melahap hidangan yang mereka pesan.

Sekumpulan anak muda di salah satu warung tampak berbeda dari kumpulan lainnya. Sambil menikmati hidangan berbuka puasa, mereka terlihat khidmat berdiskusi soal film. Mereka adalah para sineas muda di Kota Tangerang. Di tangan mereka kelak, akan lahir masa-masa menggairahkan bagi perkembangan film di Kota Benteng.

Lazimnya ketika para sineas berkumpul, mereka juga memutar film pendek karya mereka. Film pendek inilah sebetulnya menu utama mereka berbuka puasa.

BACA :  Universal Clothing, Kebangkitan Industri Kreatif Anak Muda Banten

“(Kegiatan ini) sebagai ajang silaturahmi dan memperkenalkan film pendek kepada masyarakat Kota Tangerang,” kata Fajar Dado, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang menjadi ketua pelaksana kegiatan.

Dalam diskusi di antara para sienas muda tersebut, kata Dado, muncul kegelisahan bersama di antara mereka soal belum adanya wadah maupun tempat untuk mengapresiasi karya mereka.

“Kota Tangerang merupakan kota metropolitan. Banyak bioskop namun belum ada sarana untuk kami memutarkan karya-karya film kami,” ungkapnya.

Berangkat dari kegelisahan bersama itu, para sineas muda yang mewakil komunitas fim mereka di antaranya, mahasiswa UNIS Tangerang, UMT, STMIK Raharja, SMAN 5 Kota Tangerang, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tangerang, SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Komunitas Film Green Kartun Benua Kota Tangerang, sepakat untuk membentuk Forum Cinema Benteng (Forciben) yang nantinya akan menaungi komunitas-komunitas film maupun sineas yang ada di Kota Tangerang.

BACA :  Mengintip Wakil Bupati Lebak Kembangkan Usaha Kambing Etawa

“Kami berharap, melalui Forciben semua informasi tentang perlombaan maupun kegiatan yang bentuknya edukasi dan apresiasi tentang film bisa disalurkan ke masing-masing komunitas film di Kota Tangerang,” jelas Dado.

Setelah Forciben terbentuk, para sienas muda di Kota Tangerang itu kemudian mendaulat Cahyadiansyah untuk menakhodai Forciben. Cahyadiansyah adalah seorang sutradara putra Kota Tangerang yang kerap terlibat dalam sejumlah film FTV, sinetron, maupun layar lebar. 

“Kita jangan mau kalah dengan daerah-daerah seperti Purbalingga, Pekalongan, maupun Gresik yang sudah berkembang di dunia perfilman,” ucap Cahyadiansyah.

Sebagai langkah awal seterlah Forciben terbentuk, kata Cahyadiansyah, mereka akan menggelar festival film yang akan diikuti oleh pelajar maupun mahasiswa di Kota Tangerang.

BACA :  Wajah Bersih dan Segar tanpa Jerawat dengan Treatment High Frequency

“Forciben terbuka bagi siapapun yang ingin belajar tentang film,” ungkapnya.(Rus)



Terpopuler