Connect with us

OPINI

Bulan Vitamin A Telah Tiba, Saatnya Suplementasi Kapsulnya

Published

on

Bulan Agustus adalah bulan untuk memberikan kesehatan kepada balita dalam kesehatan mata. Oleh karena itu setiap bulan Agustus serempak di seluruh pelosok Nusantara Balita akan menerima Kapsul Vitamin A dosis tinggi.

Vitamin A terbukti bisa menurunkan angka kesakitan dan kematian anak karena vitamin A berfungsi memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sebanyak 190 juta anak usia 5 tahun ke bawah mengalami kekurangan vitamin A, bahkan WHO memperkirakan terdapat 250 juta anak pra-sekolah yang mengalami kekurangan vitamin A. Setiap tahun terdapat sekitar 250.000 – 500.000 anak mengalami kebutaan dan separuh anak ini kemudian meninggal dalam jangka waktu 12 bulan akibat kekurangan vitamin A.

Kekurangan vitamin A meningkatkan risiko anak menjadi rentan terkena penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernafasan atas, campak dan diare. Kekurangan vitamin A pada ibu hamil juga berisiko meningkatkan kebutaan. Oleh sebab itu WHO berserta UNICEF bekerja sama dengan The Micronutrient Initiative mengkampanyekan “The Vitamin A Global Initiative” yang salah satunya dengan pemberian suplementasi vitamin A dosis tinggi 2 kali dalam satu tahun kepada kelompok-kelompok masyarakat yang rentan mengalami kekurangan vitamin A.

Keindahan alam semesta kita rasakan dengan indra mata kita. Tidak terbayangkan gelapnya dunia tanpa sempurnanya fungsi mata kita, sehingga menjaga kesehatan mata menjadi kewajiban kita semua sejak masa balita. Salah satu unsur zat gizi yang sangat diperlukan dalam rangka menjaga kesehatan mata adalah vitamin A, terutama untuk para Balita. Vitamin A tidak bisa dibuat oleh tubuh, jadi harus dipenuhi dari luar, yaitu melalui makanan. Anak yang kekurangan vitamin A akan mudah terkena infeksi dan terancam mengalami rabun senja. Kekurangan vitamin A membuat mata menjadi kering. Hal ini karena selaput lendir dan selaput bening mata mengalami kekeringan. Jika berlarut-larut akan menyebabkan penebalan selaput lendir, berlipat-lipat, dan berkerut, tampak bercak putih seperti busa sabun (bercak Bitot). Selanjutnya selaput bening mata akan mengalami perlukaan dan akhirnya bisa mengakibatkan kebutaan permanen yang tidak bisa dipulihkan.

BACA :  Menghadapi Krisis Pohon Global

Kelompok-kelompok yang berisiko kekurangan vitamin A adalah :

1. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), kurang dari 2.500 gram. Hal ini karena biasanya bayi lahir rendah ini berasal dari ibu yang kekurangan gizi. Ibu yang kurang gizi akan melahirkan anak yang kurang gizi pula, yang berpotensi menderita gangguan gizi lain di samping kekurangan vitamin A.

2. Anak yang tidak mendapatkan ASI pada usia dininya. ASI adalah makanan terbaik bagi bayi  ibu sebetulnya bisa menyusui, hanya masalah psikologis yang bisa mempengaruhi tidak keluarnya ASI. Jadi tidak beralasan apabila ada ibu yang mengatakan tidak bisa memberi ASI karena air susunya tidak keluar, padahal semakin sering dihisap akan semakin banyak pula produksinya. Hal utama dalam menentukan kesuksesan pemberian ASI adalah kekuatan niat bagi ibu dan dukungan dari orang-orang sekitarnya.

BACA :  Menunggu Momen “Taubat Politik”

Untuk mencegah kekurangan vitamin A, maka diadakan pemberian vitamin A dosis tinggi secara rutin dua kali dalam satu tahun yaitu di Bulan Februari dan Bulan Agustus. Suplementasi vitamin A dosis tinggi yang dilakukan secara berkala kepada anak, dimaksudkan, untuk menghimpun cadangan vitamin A dalam hati, agar tidak terjadi kekurangan vitamin A dan akibat buruk yang ditimbulkannya, seperti kebutaan dan kematian.

Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A sesuai buku “Panduan Manajemen Suplementasi Vitamin A” dari Depkes tahun 2009 yaitu:

Waktu Pemberian Suplementasi Vitamin A

1.  Waktu pemberian suplementasi Vitamin A dosis tinggi untuk bayi dan anak balita

    Suplementasi Vitamin A diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak:

    · Untuk bayi umur 6-11 bulan pada bulan Februari atau Agustus

    · Untuk anak balita umur 12-59 bulan pada bulan Februari dan Agustus
 
2. Tenaga yang memberikan suplementasi Vitamin A pada bayi dan anak balita

   · Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat, tenaga gizi dll)

   · Kader terlatih

 3. Cara Pemberian

BACA :  Iti Jayabaya vs Kolom Kosong?

   Cara pemberian kapsul pada bayi dan anak balita:

   ·  Berikan kapsul biru (100.000 SI) untuk bayi dan kapsul merah (200.000 SI) untuk balita

    · Potong ujung kapsul dengan menggunakan gunting yang bersih

    · Pencet kapsul dan pastikan anak menelan semua isi kapsul (dan tidak membuang    sedikitpun isi kapsul)

   · Untuk anak yang sudah bisa menelan dapat diberikan langsung satu kapsul untuk diminum. (Bungkus kapsul lunak insya Allah aman untuk ditelan, namun pastikan anak sudah bisa menelan kapsul. Jika takut tersedak sebaiknya kapsul digunting dan diberikan isinya saja.)

 4.  Tempat pemberian

 Vitamin A dibagikan secara gratis di:

    Sarana fasilitas kesehatan (rumah sakit, puskesmas, puskesmas  pembantu (Pustu), polindes/poskesdes, balai pengobatan, praktek dokter/bidan swasta)
    Posyandu
    Sekolah Taman Kanak-kanak, Pos PAUD termasuk kelompok bermain, tempat penitipan anak, dll

Pemberian suplementasi vitamin A ini murah dan mudah sehingga diharapkan mampu mengeliminasi kejadian kekurangan vitamin A di negara-negara yang rentan mengalami defisiensi vitamin A.

Jadi tunggu apa lagi buruan bawa BALITA Anda ke Posyandu / Puskesmas / RS terdekat untuk mendapatkan kapsul Vitamin A karena bulan Agustus adalah bulannya pemberian Vitamin A.

Penulis : AR Hakeem, Extender The Micronutrient Initiative Provinsi Banten



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler