Connect with us

METROPOLITAN

Gara-gara Tertawa saat Belajar, Pelajar SMK Setia Budhi Rangkasbitung Dianiaya Guru

Published

on

Banten Hits – Rizki Bahtiar Dahlan (17), pelajar kelas XII SMK Setia Budhi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak terpaksa melaporkan Dedi yang tidak lain merupakan gurunya sendiri ke Kepolisian Resort (Polres) Lebak, Jum’at (7/8/2015).

Didampingi keluarganya, Rizky melaporkan tindakan penganiayaan berupa penamparan disertai pemukulan yang dilakukan Dedi saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berlangsung.

Kepada wartawan, Rizky yang sudah menjalani visum mengatakan, penganiayaan tersebut berawal saat Dedi yang merupakan guru BP/BK tengah memberikan materi pelajaran kepada siswa di ruang kelas tersebut. Namun, di sela-sela KBM, Dedi tiba-tiba saja batuk. Entah ada hal yang dianggap lucu oleh siswa, batuk tersebut justru  mengundang tawa dari para siswa.

BACA :  Warga Perumahan Taman Cibodas Ditemukan Membusuk di Rumahnya

“Pak Dedi jadwal masuknya memang habis istirahat. Pas beliau nerangin tiba-tiba aja batuk, enggak tau kenapa teman-temen sekelas pada ketawa, ya saya juga ikut ketawa,” kata Rizky di Mapolres Lebak.

Namun kata dia, di saat teman-teman sekelasnya berhenti tertawa, Rizky mengaku terbilang terlambat untuk menghentikan tawanya lantaran masih menertawai ulah teman-temannya yang lain.

“Pas teman-teman berhenti ketawa memang saya masih ketawa, itu juga saya bukan menertawai Pak Guru tapi menertawai teman-teman saya,” tuturnya.

Saat itulah Dedi, tiba-tiba saja menghampiri Rizky dan tanpa basa basi langsung menarik kemejanya hingga sobek. Tak puas hanya membuat kemeja siswanya sobek, Dedi bahkan menampar dan meninju muka Rizky berulang-ulang.

BACA :  Dana Penanganan untuk Orang Gila di Banten Dikeluhkan

Ironisnya, kendati Rizky sudah meminta ampun namun tetap saja tak membuat emosi sang guru yang tengah tersulut lantaran tersinggung tersebut berhenti memukul.

“Saya sudah bilang, ampun pak ampun tapi saya masih aja dipukul,” ucap Rizky mengulang perkataanya saat sang guru menganiaya dirinya.

Setelah puas menganiaya siswanya sendiri, Dedi kemudian menghentikan KBM. Sementara Rizky, yang mengalami memar di kedua pipinya dan lecet di pelipis mata bagian atas langsung bergegas pulang dan mengadukan hal yang dialaminya kepada keluarganya.

“Saya terpaksa lapor karena ini udah kelewatan banget, harusnya tidak harus sampai dipukul gini, bisa baik-baik ditegur,” lirih Rizky seraya menunjukan memar di kedua pipinya.(Rus)

BACA :  Bolos Usai Cuti Lebaran, Tunjangan ASN Pemkab Serang Dipotong 50 Persen



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler