Connect with us

METROPOLITAN

Pembacaan Tuntutan Dadang M.Epid Ditunda, Panitera dan Jaksa Tak Terbuka

Published

on

Banten Hits – Mantan kepala dinas kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Dadang M.Epid seyogianya akan menghadiri sidang pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Selasa (11/8/2015).

Dadang hadir di Pengadilan Tipikor Serang mengenakan kemeja dan celana rapi, tanpa borgol, dan mobil tahanan. Dia menumpang di mobil dinas jaksa dari Kejari Tigaraksa yang disopiri langsung oleh JPU dalam perkara tersebut, Faisol.

(BACA JUGA : Dadang M. Epid, Terdakwa Korupsi Tampak ‘Bebas’ di PN Tipikor) 

Meski terdakwa dan JPU tampak hadir di persidangan, namun sidang pembacaan tuntutan terhadap Dadang tak kunjung digelar. Wartawan yang hendak meliput jalannya sidang yang melibatkan penguasa di Banten ini, telah hadir sejak pagi.

BACA :  Ada Info Penyimpanan Narkoba, Polresta Tangerang Perketat Perairan Pantai

Siang hari menjelang sore, wartawan yang hadir di Pengadilan Tipikor untuk memantau, dikejutkan dengan melenggangnya Dadang meninggalkan pengadilan. Pasalnya, wartawan yang berkelompok sejak siang telah mengecek setiap ruang sidang dan tidak mendapati satu ruang sidang pun yang menggelar sidang kasus korupsi alkes. 

JPU yang mendampingi Dadang tidak mau berterus terang soal alasan penundaaan sidang kasus korupsi alkes Kota Tangsel ini. Untuk mendapatkan kejelasan, Banten Hits mengecek jadwal sidang yang tertera pada papan pengumuman. Ternyata terdapat ketidak sesuaian tanggal dan hari persidangan kasus dengan nomor perkara 13/Pd.Sus/TPK/2015/PN.Srg tersebut.

Di papan sidang tertulis, “Jadwal Sidang Tipikor, Hari; Rabu, Tanggal 11 Agustus 2015” dengan nama panitera muda Anton Praharta. Entah mana yang betul karena terdapat ketidaksesuaian nama hari dan tanggal. Jika jadwalnya tanggal 11 Agustus 2015, maka seharusnya panitera menyantumkan hari Selasa.

BACA :  Sempat Kabur, Salah Satu Pelaku Pecah Kaca di Kantor Wali Kota Cilegon Dibekuk Petugas Saat Naik Angkot

Ketika Banten Hits berupaya mengonfirmasi mengenai jadwal sidang sebenarnya dan alasan penundaan, Anton Praharta tidak ada di ruang kerjanya.(Rus)



Terpopuler