Connect with us

METROPOLITAN

Debit Sungai Cisadane Menurun, Arief Galakan Hemat Air ke Pegawainya

Published

on

Banten Hits – Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah mengintruksikan gerakan hemat air bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tangerang. Gerakan penghematan air yang dimulai dari tingkat Keluharan hingga Pusat Pemkot tersebut menyusul semakin menurunnya debit air di Sungai Cisadane.

“Kondisi saat ini masyarakat sedang mengalami krisis air bersih, jadi saya minta para pegawai juga bisa menggunakan air secukupnya,” kata Arief.

Arief mengatakan, gerakan hemat air kepada pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang bisa disosialisasikan hingga ke tingkat RT/RW melalui peran aktif Camat dan Lurah. Hal tersebut diharapakan agar masyarakat mengetahui kondisi tentang terkendalanya distribusi air dari PDAM ke warga.

BACA :  Angkut Puluhan Ton Pakan Ternak, Truk Terguling di Ruas Tol Tangerang-Merak

“Suplai air dari PDAM masih terkendala. Pendistribusian juga masih menggunakan mobil tangki ke pemukiman warga. Untuk itu, saya harapakan Lurah dan Camat bisa turun langsung ke lapangan mensosialisasikan,” serunya.

Arief menjelaskan, kendati titik bocor masih terlihat namun perbaikan Pintu Air 10 oleh pihak Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat masih berlangsung.

“Masih berlangsung. Debit air Cisadane masih menurun, penyedotan oleh PDAM Tirta Benteng Kota Benteng, PDAM TKR Kabupaten Tangerang dan Aetra Tangerang masih dilakukan untuk dijadikan bahan baku,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Cibodas Ahmad Boyke Syafei, mengaku, sudah meminta kepada pihak Kelurahan untuk melakukan berbagai upaya agar warga tetap mendapatkan pasokan air bersih.

BACA :  Ibu Muda 17 Tahun di Panimbang Dikira Meninggal Akibat DBD, Dokter Temukan Dampak Urut pada Usus

Kata dia, kekeringan di kecamatan cibodas terjadi di 3 Kelurahan yakni Cibodas Baru, Cibodas dan Uwung Jaya.

“Sebagian besar kekeringan terjadi di komplek perumahan warga,” ucapnya.

Namun, ia mengatakan kekeringan yang terjadi di Kecamatan Cibodas dapat diantisipasi dengan bantuan mobil tangki air. “Warga sudah terbantu dengan mobil tangki yang dikirim ke masing-masing komplek perumahan,” tambahnya.

“Jika warga memerlukan bantuan air bersih akan kita disalurkan melalui tangki air. Kalau warga kesulitan mendapatkan air, bisa hubungi Lurah atau koordinasi ke RT/RW yang akan dilanjutkan ke PDAM,” pungkasnya. (Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler