Connect with us

METROPOLITAN

Tangani Sengketa Pilkada, Pengadilan Tinggi Banten Siapkan Majelis Khusus

Published

on

Banten Hits – Pengadilan Tinggi Banten mempersiapkan sedikitnya sembilan orang majelis khusus untuk menangani persoalan pilkada serentak akhir 2015 mendatang. Majelis khusus perlu disiapkan, karena persoalan pilkada memerlukan kemampuan khusus para majelis dalam menangani persoalan pilkada yang diadukan.

Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Banten Chrisno Rampaloji di sela rapat kordinasi kesiapan pilkada serentak di Serang mengatakan, majelis khusus dibentuk guna penanganan tindak pidana pilkada.

“Ke sembilan majelis tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan di Mahkamah Agung dan telah memiliki sertifikat,” kata Chrisno seperti dilansir dalam siaran pers yang diterima Banten Hits, Kamis (20/8/2015).

Chrisno menjelaskan, majelis khusus tersebut nantinya hanya akan khusus menangani persoalan pilkada.

BACA :  Polisi Tangkap Kawanan Pencuri Uang Rp1,7 Miliar dalam Brankas PT Joa Industri

“Bahkan ketika sedang menangani persoalan pidana lainnya, majelis khusus harus meninggalkannya,” tambahnya.

Adapun ke sembilan majelis ini di antaranya terdapat 3 orang di masing-masing pengaadilan yang ada di wilayah Banten yakni Pengadilan Negeri Serang, Pengadilan Negeri Tanggerang dan Pengadilan Negeri Pandeglang.

Chrisno menjelaskan, untuk bisa menjadi majelis khusus ini banyak persoalan yang harus dipahami seperti paling tidak sudah 3 tahun menjadi hakim. Sehingga setiap orang yang dipilih menjadi majelis khusus ini tidak salah dan memihak kepada salah satu pihak.

“Waktu yang relatif pendek dalam penanganan kasus pilkada juga menjadi pertimbangan perlunya majelis khusus,” katanya.

Pengadilan negeri hanya memiliki waktu 7 hari untuk memutuskan persoalan pilkada yang diajukan oleh kejaksaan negeri.

BACA :  BPOM Sita Kosmetik dan Obat Tradisional Ilegal di Pergudangan Surya Balaraja

Sementara itu Pemprov Banten melalui Kepala Biro pemerintahan Siti Maani Nina meminta kepada pihak terkait di Banten, untuk memaksimalkan koordinasi untuk menyukseskan pilkada serentak di sejumlah wilayah di Banten.

“Hal itu dilakukan untuk meminimalisir persoalan yang muncul di permukaan. ¬†Apalagi, proses pilkada banyak elemen berperan dalam menukseskan pelaksanaannya, seperti KPU, Bawaslu dan elemen terkait lainnya,” ungkapnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler