Connect with us

METROPOLITAN

Erwan: Ulama Harus jadi Dinamisator dan Stabilitator di Pilkada

Published

on

Banten Hits – Sebagai salah satu sosok yang dijadikan panutan para umat, peran Ulama diharapkan mampu menjadi dinamisator dan stabilitator di perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 mendatang.

“Mereka kan sebagai panutan kita semua, jadi kalau seorang panutan mengarahkan kepada salah satu calon, wah mohon maaf, tadi saya sampaikan seperti itu,” kata Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi, usai melantik Forum Silaturahmi Pondok Pesanteren (FPSPP) Kabupaten Pandeglang, di pendopo Bupati Pandeglang, Rabu (26/7/2015).

Menurut Erwan, sosok Ulama pun dianggap sebagai Agent of Development dan Agent of Change yang mempunyai peran sebagai agent perubah untuk kearah yang lebih baik.

“Ulama sebagai pembangun di bidang kesejahtaraan, pembangun di bidang keilmuan, pembangun di bidang agama, dan sebagai agent perubah di bidang ilmu Agama ke arah lebih baik,” terangnya.

BACA :  Gubernur Banten Perpanjang PSBB, Wali Kota Serang Menunggu Kesepakatan bersama OPD

Sementara itu, Ketua FSPP Pandeglang KH. Khozinul Asror, menyambut baik yang disampaikan Bupati Pandeglang. Ia juga menghrapkan, organisasinya tidak keluar dari ranahnya dan dapat ditokohkan.

“Menjaga hal-hal yang tidak diingkian, dan bisa mengayomi kepada masyarakat itu yang paling baik menurut saya,” harapnya.

Menyinggung soal Pilkada, ia berharap pemimpin yang nantinya terpilih adalah sosok pemimpin yang berakhlakul karimah, memiliki sikap amanah serta pemimpin yang mengetahui keinginan umat. Tak lupa, ia juga mengingatkan kepada calon yang gagal terpilih harus bisa menerimanya dengan ikhlas.

“Harus legowo, jangan sampai karena tidak menang malah mengerahkan massa yang bisa menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” serunya.(Nda)

BACA :  Kemenag Minta Guru Madrasah di Lebak Tingkatkan Kualitas Kerja


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler