Connect with us

METROPOLITAN

Limbah di Gorong-gorong Tol Tangerang-Merak Diduga dari PT Redwood Indonesia

Published

on

Banten Hits – PT Redwood Indonesia, perusahaan importir jagung yang berlokasi di Komplek Pelabuhan Khusus Cigading, Jalan Raya Cilegon Anyer, KM 9, Desa Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, diduga telah membuang limbah yang membuatkan bau busuk di gorong-gorong Tol Tangerang-Merak.

(BACA JUGA : Warga Jombang Keluhkan Bau Limbah yang Tercecer di Gorong-gorong Tol Cilegon Timur)

Dugaan pencemaran limbah ini diungkapkan Teguh, Ketua RW 05, Perumahan Taman Cilegon Indah, Kota Cilegon. Teguh bersama dengan warga lainnya menemukan beberapa titik pembuangan limbah cair di sejumlah gorong-gorong di sekitar permukiman warga.

“Di Kota Cilegon terdapat beberapa perusahaan yang memproduksi gula rafinasi, serta pabrik tepung jagung. Jika dilihat dari bentuk limbah yang ditemukan oleh warga, limbah tersebut berbentuk cair serta terdapat serat jagung. Nah, kita bisa menyimpulkan dari mana asal limbah berbau menyengat yang mengganggu ratusan warga dan para puluhan pelajar Sekolah Bosowa Al-Azhar,” ungkapnya.

BACA :  Irna Berharap BUMN Keroyokan Bantu Dua Daerah Tertinggal di Banten

(BACA JUGA : Tak Hanya Dikeluhkan Warga, Bau Limbah juga Ganggu Kegiatan Belajar Siswa di Cilegon)

Teguh menjelaskan, beberapa hari ke belakang hingga Kamis (27/8/2015), warga melihat beberapa petugas dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Cilegon bersama beberapa karyawan dari daerah Ciwandan, melakukan pengambilan sample limbah dari beberapa titik gorong-gorong Tol Tangerang-Merak.

“Harusnya petugas dari BLH Kota Cilegon mengambil contoh limbahnya dari dalam endapan limbah, bukannya dari permukaan limbah. Karena jika di dasar endapan limbah akan ditemukan lumpur yang mengandung protein limbah sehingga bisa diketahui itu limbah jenis apa,” jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Safety Manajer PT Redwood Indonesia, Priyo Utomo menampik tudingan warga yang menduga perusahaannya penyebab pencemaran. Menurut Priyo, Manajemen PT Redwood Indonesia siap bertanggungjawab jika terbukti limbah yang tercecer di ruas Tol Tangerang-Merak berasal dari perusahaannya.

BACA :  Polisi ke Buruh: Silahkan Menuntut Hak Tapi dengan Elegan dan Santun

“Kalau terbukti memang benar, kita siap bertanggung jawab,” kata Priyo.

Priyo menuturkan, walaupun kondisi yang dituduhkan sangat merugikan reputasi PT Redwood Indonesia, namun pihaknya tidak tinggal diam dan akan melakukan investigasi internal, sekaligus melakukan pemeriksaan secara bersama-sama dengan BLH Kota Cilegon untuk menelusuri siapa oknum yang melakukan pembuangan limbah sembarangan tersebut.

“Sekarang ini tim BLH sedang investigasi. Dan sekarang ini perushaan juga sedang tes responsif atas limbah yang ada. Kita juga sudah investigasi di plant dan transporter yang ada di kita. Dari investigasi yang kita lakukan tidak ditemukan satupun yang bandel. Prinsipnya, Redwood bersikap terbuka terhadap BLH, termasuk BLH juga akan panggil transporter kita itu. Dan itu kita support. Terus terang kondisi ini, membuat kita sangat dirugikan, karena ini masalah reputasi perusahaan,” jelasnya.(Rus)

BACA :  Angkat Guru SMPN 2 Labuan Jadi Kabid, Irna Dinilai Tak Serius Pimpin Pandeglang



Terpopuler