Connect with us

METROPOLITAN

Penyulundupan Narkotika ke Indonesia banyak Dilakukan Melalui Jalur Laut

Published

on

Banten Hits – Penyelundupan Narkotika ke Indonesia diakui banyak dilakukan melalui jalur laut. Kurangnya petugas dan minimnya pengawasan dengan didukung adanya jalur tikus membuat penyelundupan lolos dan masuk ke wilayah Indonesia.

“Contohnya pada pengungkapan 94 kilogram sabu, 88 kilogram diantaranya itu masuk ke Indonesia melalui jalur laut,” kata Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, Kamis (27/8/205).

Permintaan yang masih besar diakui Heru menjadi salah satu faktor Indonesia menjadi target utama peneyelundupan Narkotika dari negara lain.

Kendati demikan, Heru menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam memberantas Narkotika di Indonesia. Bertukar informasi juga kerap dilakukan pihaknya untuk bisa mengungkap jaringan Narkotika.

BACA :  Korpri Lebak Komitmen Optimalkan Program Kerja di Tahun 2019

“Kita juga bertukar informasi dengan negara lain untuk mendapat info tentang pengiriman Narkotika sekaligus menangkap bandarnya. Makanya, pelaku itu biasanya ditangkap ketika di Indonesia karena sudah dilakukan pengembangan,” bebernya.

Menurutnya, jika pelaku ditangkap di negara asal seperti Malaysia atau Cina, barang bukti yang disita akan sangat sedikit.

“Kita ikuti dulu proses penyelundupan sampai dapat aktor utamanya. Biasanya barang bukti yang disita akan lebih besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, menambahkan, kerjasama dengan aparat hukum di negara lain diakui sangat membantu dalam pengungkapan jaringan narkotika. Pasalnya, para pelaku juga melakukan kerjasama dengan negara lain untuk bisa memasukan Narkotika ke Indonesia.

BACA :  Kunjungi Korban Kebakaran di Cileles, Djudju Yumiarsih Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

“Penindakannya tidak akan bisa sendiri, harus ada sinergi antar penegak hukum,” imbuhnya. (Nda)



Terpopuler