Connect with us

METROPOLITAN

Jelang Idul Adha, Pemkot Tangerang Bentuk Tim Pemeriksaan Hewan Kurban

Published

on

Banten Hits – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tangerang membentuk tim guna melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya berbagai macam penyakit pada hewan kurban yang dapat mengakibatkan penyakit jika dikonsumsi masyarakat pada hari raya Idul Adha 2015.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tangerang Iis Aisyah Rodiah, mengatakan, tim yang dibentuk diantaranya tim pendataan, pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban.

“Jumlah tim sendiri sebanyak 22 orang dari DKPP dan 208 satgas Kelurahan,” ungkap Iis, Selasa (1/9/15).

Petugas akan melakukan pengecekan hewan kurban di seluruh lapak penjual maupun yang ada di masjid. Pengecekan guna memastikan hewan yang diperjual belikan sesuai dengan syariat islam dan bebas dari penyakit.

BACA :  Ahok Minta Maaf ke Ma'ruf Amin, Gemasaba Pandeglang: Proses Hukum Lanjut!

“Ada beberapa enyakit yang harus diwaspadai pada hewan kurban diantaranya antraks serta penyakit mulut dan kuku,” terangnya.

Kata dia, hewan kurban juga harus memiliki surat keterangan kesehatan sebagai syarat untuk diperjualbelikan, khususnya yang berasal dari daerah lain.

DKPP menerangkan, Kota Tangerang merupakan wilayah yang banyak memiliki tempat penjualan hewan kurban. Dari data tahun 2014, ada sebanyak 278 lapak penjualan dengan jumlah hewan yang terjual sebanyak 19.370 ekor. Diantaranya, 4807 ekor sapi, 7911 ekor kambing, 6636 ekor domba dan 16 ekor kerbau.

“Nilai transaksinya mencapai Rp128 miliar,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pertanian dan Peternakan DKPP Kota Tangerang, Ibnu Arifyanto, menambahkan, nantinya lapak penjual hewan kurban yang telah diperiksa akan diberikan stiker yang menandakan bahwa hewan tersebut bebas dari penyakit.

BACA :  KBM Tatap Muka Sudah Dimulai, Tapi dari 7.000-an Guru di Kota Serang Hanya 94 yang Sudah Rapid Test

“Kita juga akan memberikan catatan apabila terdapat pelanggaran yang ditemukan pada saat pemeriksaan,” jelasnya.

DKPP berharap agar masyarakat yang akan membeli hewan kurban agar untuk menanyakan terlebih dahulu surat keterangan hewan dan stiker tanda telah diperiksanya oleh Pemkot Tangerang. (Nda)



Terpopuler