Connect with us

METROPOLITAN

DKP Kota Tangerang Bangun Klinik Gratis di TPA Rawa Kucing

Published

on

Banten Hits – Sebuah klinik seluas 3×4 meter dibangun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang. Klinik yang dipersiapkan bagi para pemulung tersebut merupakan kerjasama antara DKP dengan Yayasan Ar-Rahmah.

Di dalam klinik yang berlokasi di kawasan TPA Rawa Kucing, tepatnya di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang tersebut, sejumlah fasilitas seperti tempat tidur pasien dan tiga tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat dan apoteker juga sudah disiapkan.

Usai diresmikan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Jumat (11/9/2015), klinik langsung dipenuhi para pemulung dan petugas kebersihan yang ingin berobat.

Arief mengatakan, klinik tersebut dibangun guna memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemulung di TPA Rawa Kucing. Namun, bukan hanya pemulung, para petugas DKP maupun masyarakat setempat juga bisa berobat di klinik tersebut tanpa dikenakan biaya. Hal tersebut mengingat, TPA merupakan tempat yang rawan akan penyebaran berbagai macam penyakit.

BACA :  HMI Pandeglang Sebut Pernyataan Saut Situmorang Tendensius

“Klinik buka tiap hari Rabu dan Jumat. Semuanya boleh berobat dan tidak dipungut biaya,” kata Wali Kota.

Namun Arief mengaku, saat ini klinik hanya melayani penyakit ringan. Kedepannya diupayakan agar bisa bekerja sama dengan Rumah Sakit Ar Rahmah agar pasien yang mengalami penyakit berat bisa dirujuk ke Rumah Sakit tersebut.

“Fasilitas dan peralatannya masih sederhana, jadi klinik ini hanya bisa melayani penyakit ringan. Kalau ada pasien yang menderita penyakit parah dan perlu ditangani rumah sakit, kita akan rujuk,” jelasnya.

Sukardi, salah seorang pemulung di TPA Rawa Kucing, mengaku, senang dengan adanya klinik gratis tersebut. Selama hampir dua tahun mencari nafkah dengan cara mengais sampah di TPA, Sukardi mengaku mudah terkena penyakit gatal-gatal, mual dan gangguan pernafasan.

BACA :  Satu Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal Dunia

“Biasanya kalau berobat di luar, itu juga mahal biayanya. Jadi, saya bersyukur ada klinik ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, tercatat sekitar 300 pemulung yang berada dan tinggal di TPA Rawa Kucing, dan 150 orang yang merupakan petugas DKP Kota Tangerang. (Nda)



Terpopuler