Connect with us

METROPOLITAN

Satu Jemaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Luka-luka dalam Insiden Crane di Masjidil Haram

Published

on

Banten Hits – Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Tangerang, Ardian Sukarno Effien dari Kloter jKG 007 dengan nomor paspor B0907275 turut menjadi korban jatuhnya mesin derek alias crane di Masjidil Haram. Saat ini Ardian tengah menjalani perawatan RS Saudi Arabia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, H. Nawawi, mengatakan, laporan yang diterima dari pihaknya di Mekkah, Ardian mengalami luka pada bagian kaki akibat kejadian tersebut.

“Ya betul, Jemaah haji kita mengalami musibah atas kejadian robohnya crane. Ia mengalami luka di kaki kiri dan retak pada tulangnya,” ujarnya, Senin (14/9/2015).

Saat itu, ribuan jemaah haji tengah menunggu waktu salat Magrib. Namun, cuaca yang ekstrem membuat crane yang berdiri tegak tumbang. Ratusan jemaah haji menjadi korban, termasuk 7 orang jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Selain Ardian, beberapa jemaah haji asal Indonesia juga mengalami luka-luka.

BACA :  Pantau Endapan Lumpur, Bandungan Pamarayan Serang Dibuka

Para korban sambung Nawawi yang saat ini dalam perawatan akan ditanggung pembiyaannya oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi. Untuk itu, Pemerintah memastikan akan melakukan berbagai upaya dalam penanganan persoalan itu.

“Informasinya, para korban kejadian itu akan ditanggung oleh Pemerintah setempat,” jelasnya.

Dikatakan H.Nawawi, para korban yang menjadi korban kejadian itu akan dilakukan perwatan hingga korban sembuh.

Ia berharap, kelurga tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi keluarganya yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Pasalnya, Pemerintah setempat akan melakukan perawatan terhadap korban hingga sembuh.

“Kondisi saat ini, korban masih dalam perawatan di rumah sakit Saudi,” imbuhnya. (Nda)



Terpopuler