Connect with us

METROPOLITAN

Misteri Kematian Janda Kaya di Cilegon Terkuak, Diduga Dicekik Keponakan

Published

on

Banten Hits – Warga di Lingkungan Sudimampir, RT 01 RW 02, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Minggu (23/8/2015) lalu dibuat geger dengan tewasnya Rosmita Hutasoit (73), seorang yang dikenal dengan sebutan bank keliling di tempat itu.

(BACA JUGA : Janda Kaya di Cilegon Ditemukan Tewas dengan Luka Lebam di Tubuhnya)

Misteri kematian Rosmita akhirnya terkuak setelah Polres Cilegon menangkap Billy Hutasoit yang tak lain adalah keponakan korban. Billy diduga sebagai pembunuh korban.

Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo dalam jumpa pers di halaman Polres Cilegon, Kamis (17/9/2015), mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan tersebut berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan tim dokter forensik pada tubuh korban yang saat itu terdapat luka lebam.

BACA :  Sidak Pelayanan Kartu Kuning, Zaki Minta Pendatang Harus Punya Keahlian

“Setelah kita melakukan otopsi terhadap tubuh korban, terdapat luka bekas cekikan yang disengaja. Kita temukanlah kasus tersebut adalah kasus pembunuhan. Dengan hasil itu langsung kita melakukan pengembangan terhadap saksi-saksi yang sebelumnya sudah kita curigiai saat dilakukannya pemeriksaan oleh petugas kepolisian,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengembangan, kata Anwar, selanjutnya petugas Satreskrim Polres Cilegon langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka pembunuhan, yakni Billy Hutasoit (30).

“Setelah melakukan pengembangan lalu anggota langsung menuju Medan untuk melakukan penangkapan tersangka yang saat itu berada di dalam rumah,” kata Anwar.

Ketika disinggung adanya keterangan dari sejumlah saksi di lapangan terkait hilangnya sejumlah benda milik korban, Anwar menegaskan, hingga kini pihaknya masih belum mendapatkan motif dari kasus pembunuhan tersebut, pasalnya saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas tersangka kerap memberikan keterangan yang berbelit-belit.

BACA :  Sempat Diprotes Jelang HUT Lebak ke-191, Jalan Tb. Ajidalem di Rangkasbitung Rampung Dibangun

“Untuk motif pembunuhan sendiri masih kita dalami karena keterangan tersangka yang berbelit-belit,” ucapnya.

Saat ditanya sejumlah awak media, Billy Hutasoit enggan berkomentar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polres Cilegon dan dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler