Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Pandeglang Akui Penyerapan Anggaran Belum Maksimal

Published

on

Banten Hits – Pemkab Pandeglang mengakui jika serapan anggaran pada tahun ini sulit terlaksana dengan optimal. Terlebih, Rancangan APBD Perubahan baru memasuki pembahasan. Kendati begitu, Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi optimistis di sisa waktu sebelum akhir tahun, SKPD dapat menyerap anggaran  dengan maksimal.

“Kami sudah menyampaikan bulan Juli. Tetapi pembahasannya baru sekarang. Ini menjadi perhatian kita semua, kami sudah menyampaikan dengan sesuai. Semoga ini tidak terulang lagi, sebab bagaimana kita akan bekerja bagus, manakala perubahan terlambat. Pasti akan terjadi penumpukan kegiatan. Tetapi kita optimis, masih ada waktu 3 bulan. Akhir September masih bisa dikejar,” ungkap Erwan usai Rapat Paripurna Rancangan APBD Perubahan, di gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Jumat (18/9/2015).

BACA :  Perahu Cinta Bantu Warga Sebrangi Genangan Banjir di Pasir Bolang

Menurut Erwan, untuk memanfaatkan anggaran, dirinya sudah memerintah kepada jajarannya bergerak cepat menyerap anggaran. SKPD diminta untuk tidak menunda pekerjaan. Namun terkait dengan Silpa yang diprediksi akan mencapai 350 miliar, Erwan mengaku tidak mengkhawatirkannya.

Pemkab Pandeglang lebih memilih untuk efisiensi anggaran dibanding menghamburkan anggaran hanya untuk sekadar menyerap anggaran. Apalagi beberapa juklak dan juknis dari pemerintah pusat terkait sejumlah kegiatan belum keluar. Sehingga Pemkab tidak berani untuk mengerjakan tanpa arahan pusat.

“Pesan Saya kepada SKPD untuk secepatnya menyerap anggaran. Jadi tolong budaya kerjanya jangan menunda pekerjaan yang akhirnya menumpuk di akhir tahun,” tuturnya.

Erwan menegaskan, jika SKPD yang masih menyerap anggaran, pihaknya akan  memberi sanksi bagi SKPD yang rendah dalam menyerap anggaran. Selain itu prediksi menguapnya Silpa tidak hanya terjadi di Pandeglang, namun hal itu dialami juga oleh daerah-daerah lain. Bahkan menurut Erwan, pemerintah pusat sendiri, baru menyerap 15 persen dari total APBN.

BACA :  Gila! Hanya Butuh 3 Detik untuk Beraksi, Dua Pria Asal Lampung Ini Curi 1.080 Motor selama Enam Tahun

“Silpa itu kan bukan yang diada-ada. Kan sampai sekarang juga banyak kegiatan yang juklak dan juknisnya belum lengkap,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Pandeglang memperkirakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Pemkab Pandeglang pada akhir tahun 2015 akan mencapai 350 miliar rupiah dari total APBD tahun 2015 sebesar Rp 2 triliun. Pasalnya, hingga kini sejumlah paket lelang oleh beberapa SKPD belum belum berjalan optimal. Apalagi penyerapan baru sekitar 32 persen paket lelang berhasil dilakukan oleh SKPD.(Rus)



Terpopuler