Connect with us

METROPOLITAN

Keluarga Korban Crane Masjidil Haram Kecewa Sikap Pemerintah

Published

on

Banten Hits – Keluarga korban insiden crane Masjidil Haram kecewa dengan lambannya sikap pemerintah Indonesia untuk menginformasikan perkembangan korban kepada keluarga. Saat ini, keluarga hanya mendapatkan informasi dari media massa dan komunikasi langsung dengan korban.

“(Pemerintah) kurang tanggap. Musibah kan harus diberitakan sejak awal, saya aja dapet kabar dari anak saya. Sudah dengar dari televisi, (tapi) pemerintah belum berikan info atau bantuan sama sekali,” kata Satimah, ibu Ardian Sukarno Effien, salah seorang korban crane Masjidil Haram asal Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Satimah menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan ganti rugi yang diberikan kepada Ardian. Dia hanya berharap anaknya diberi kesembuhan dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga.

BACA :  Mahasiswa Desak DPRD Bentuk Pansus Sikapi Mutasi Pegawai Pandeglang

“Masalah dapet bantuan atau ganti rugi saya tidak permasalahkan, mau dapet syukur, gak dapet yaudah. Yang penting anak saya bisa pulang dengan sehat dan dapat kumpul dengan keluarga,” ucap Satimah.

Ardian Sukarno Effien, jemaah haji Indonesia asal Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang yang menjadi korban insiden crane Masjidil Haram, saat ini telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit tempat selama ini dia dirawat.

(BACA JUGA : Warga Teluk Naga Korban Crane Masjidil Haram Sudah Keluar Rumah Sakit)

Meski mengalami patah tulang, Novirianti mengatakan pada Sartimah, jika Adrian akan terus melanjutkan ibadah haji walaupun perlu dibantu oleh alat penopang.

(BACA JUGA : Warga Teluk Naga Korban Insiden Crane Masjidil Haram Bertekad Teruskan Ibadah)

BACA :  Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Toko Sadulur Tangerang

“Saat ini Adrian belum bisa dihubungi. Paling isterinya yang ngabarin. Tapi dia terus lanjut (Menunaikan ibadah haji). Mungkin beberapa (tahapan haji) ada yg diwakilkan dan beberapa lagi bayar orang buat bantu dorongin kursi rodanya atau yang lain-lain,” jelasnya.(Rus)



Terpopuler