Connect with us

METROPOLITAN

Sembilan Anak Badak TNUK Diberikan Nama Saat Peringatan Badak Sedunia

Published

on

Banten Hits – Sembilan anak badak yang lahir di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) diberi nama saat peringatan Badak sedunia yang digelar digelar di Alun-alun Pandeglang, Selasa (22/9/2015).

Nama untuk kesembilan anak badak tersebut diantaranya, Erna, Bayu, Musafa, Ratu Ayu, Baskara, Bintang, Rislan, Lestari, dan Melati.

Duta Badak Nasional yang juga Anggota DPR RI, Desy Ratnasari, mengatakan, pelestarian lingkungan penting dilakukan terhadap keberlangsungan kehidupan satwa langka. Khususnya, Badak Jawa yang menjadi kebanggaan  nasional.

Apalagi, Kabupaten Pandeglang sebagai wilayah yang mempunyai kekayaan alam dengan kehadiran TNUK sebagai ekosistem Badak Jawa yang perlu dilestarikan bersama.

“Oleh karena itu, ketika ekosistem lingkungan hidup atau satwa rusak, maka akan berdampak pada kehidupan manusia dan itu dibutuhkan kepedulian dari semua pihak terhadap lingkungan sekitar,” ujar Desi.

BACA :  Posko Anti DO untuk Selamatkan Pelajar

Menurutnya, upaya pelestarian Badak Jawa tersebut harus bisa dilakukan dengan mengadvokasi sebuah aturan yang seyogyanya menjadi tugas Pemerintah yang diwakili oleh TNUK.

“Keterlibatan semua pihak untuk mensosialisasi dan memberikan penyadaran kepada masyarakat betapa pentingnya melestarikan Badak, termasuk satwa lainnya yang perlu untuk dilestarikan,” katanya.

Sementara itu, ada sebanyak 60 ekor badak dengan berbagai usianya di TNUK, diantaranya 33 ekor jantan dan 27 ekor lainnya adalah betina.

“Ada beberapa  yang masih muda. Peringatan Badak sedunia ini tentu jadi moment penting salah satunya memberikan nama kesembilan anak badak tersebut, kata Kepala Balai TNUK, Muhamad Haryono. (Nda)



Terpopuler