Connect with us

METROPOLITAN

Satu Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal Dunia

Published

on

Banten Hits – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak, menyebut, satu jemaah Haji meninggal dunia. Namun, penyebab meninggalnya jemaah haji bernama H. Ahmad (70), warga Kebon Kelapa, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak tersebut bukan karena menjadi korban dalam insiden di Mina, Kamis (24/9/2015).

 

“Ya benar, satu jemaah Haji atas nama H. Ahmad meninggal dunia, di Rumah Sakit BPHI Mekkah,” kata A. Tohawi, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenang Lebak, kepada Banten Hits, Jum’at (25/9/2015), di Rangkasbitung.

Tohawi mengatakan, satu jemaah Haji yang masuk dalam kloter 33 tersebut meninggal dunia bukan karena peristiwa yang terjadi di Mina, namun akibat penyakit yang sudah dideritanya. Bahkan, saat berangkat menuju Asrama Haji Pondok Gede dari Rangkasbitung, Ahmad sudah harus dibantu dengan menggunakan kursi roda.

BACA :  Mayat dalam Makam Misterius di Cijaku Lebak Diautopsi di RSUD dr. Adjidarmo

“Dari awal keberangkatan pun memang sudah sakit karena harus dibantu oleh kursi roda. Kalau penyakitnya mungkin karena komplikasi, karena info yang saya dapat almarhum punya riwayat stroke,” ungkapnya.

Kata dia, terkait dengan meninggalnya jemaah Haji asal Lebak tersebut, ia mengaku mengetahui melalui petugas di Mekkah, dari dari hari ini sudah berko inaasi dengan Asda IV Setda Lebak, Tajudin.

“Hari ini saya sudah komunikasi dengan pak Kepala Kemenag dan Asda IV untuk Tajiah ke rumah almarhum. Ini kita lakukan untuk mendoakan almarhum dan semoga kepada keluarga juga diberikan kekuatan dan ketabahan,” harapnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Lebak memberangkatkan sebanyak 424 calon jemaah Haji di tahun 2015. Dari jumlah tersebut, 417 jemaah reguler dan 7 jemaah lainnya merupakan TPHD.

BACA :  Sebelas SPBU Mini di Kota Cilegon Kepergok Tak Berizin, Satpol PP: Kita Data

“Total di kloter 3 itu 424, reguler 417 dan TPHD dari Provinsi 7 jemaah,” pungkasnya. (Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler