Connect with us

METROPOLITAN

Berwarna dan Bau, Raskin di Cilegon Dijadikan Pakan Ternak

Published

on

Banten Hits – Penerima beras untuk orang miskin (raskin) di Lingkungan Temiang, RT 11, RW 05, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, kota Cilegon mengeluhkan kualitas beras cuma-cuma yang mereka terima dari Pemerintah Kota Cilegon. Selain berwarna, raskin tersebut bau dan kondisinya sudah pecah.

Wartawan Banten Hits Iyus Lesmana melaporkan, karena kondisi beras tak mungkin untuk dikonsumsi, warga akhirnya menjadikan beras tersebut pakan ternak mereka.

Sabiyah (25), salah seorang penerima raskin di Lingkungan Temiang mengatakan, dirinya sudah sering menerima raskin. Namun, raskin yang dia terima kali ini kualitasnya paling buruk dibanding raskin sebelumnya.

“(Raskin) sebelumnya memang kondisinya saat diterima warga sudah menguning. Namun kali ini lebih parah. Selain menguning, kotor dan berkutu, beras raskin ini juga mengeluarkan bau yang tidak sedap, sehingga tidak bisa dimasak,” ungkapnya Sabiyah kepada Banten Hits, Kamis (1/10/2015).

BACA :  Gunakan Paspor Palsu, Dua Warga Pakistan Diamankan Petugas Imigrasi Bandara Soetta

Menurut Sabiyah, beras tersebut warga terima dari Kelurahan Lebak Denok melalui ketua RT, Rabu (30/9/2015) malam kemarin. Karena kondisi beras sudah tak mungkin untuk dimakan, Sabiyah dan warga lainnya akhirnya menjadikan beras tersebut pakan ternak untuk hewan peliharaan mereka.

“Jika dipaksa untuk dikonsumsi, khawatir untuk kesehatan. Lebih baik saya berikan untuk ayam peliharaan saja,” ucapnya.

Terkait dengan keluhan warga Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon ini, Camat Citangkil Joko Purwanto yang dihubungi lewat telepon genggam mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait beras tak layak makan ini.

“Belum dapet saya infonya. Namun, saya sudah menginstruksikan kepada kelurahan jika ditemukan beras raskin yang tidak layak konsumsi untuk disimpan terlebih dahulu untuk diperiksa dan jangan dibagikan kepada warga. Jika ditemukan jelek kualitasnya langsung dilaporkan kepada Bulog untuk ditukar,” katanya. (Rus)

BACA :  Perahu Penyeberangan Bermuatan 18 Motor dengan 29 Penumpang Terbalik di Sungai Ciujung

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler