Connect with us

METROPOLITAN

Tingkatkan Sumplementasi Vitamin A, 180 Petugas Gizi Puskesmas di Banten Diberikan Pelatihan

Published

on

Banten Hits – Sebanyak 180 petugas gizi Puskesmas di Provinsi Banten, mendapatkan pelatihan Microplanning Suplementasi Vitamin A di Hotel Sopyan Iin, Kabupaten Pandeglang, Kamis (8/10/2015).

Pelatihan yang didukung oleh UNICEF dan diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten didampingi Micronutrient Initiav (MI) Banten tersebut bertujuan meningkatkan program suplementasi vitamin A. Acara tersebut dibuka secara resmi Kadinkes Banten, Sigit Wardojo.

Ahli gizi yang juga Koordinator MI Banten, Asep Rahman Hakim, mengatakan, pelatihan tersebut diperuntukan meningkatkan pemahaman para petugas gizi di setiap Puskesmas. Tujuannya, agar program Suplementasi Vitamin A pengelolaan gizi bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

“Agar di Banten tidak ditemukan kasus seperti rabun senja dan Xerophthalmia,” ujarnya, saat ditemui Banten Hits.

Fungsi kerja Suplementasi Vitamin A yang bisa bekerja memberikan kapsul dosis tinggi kepada bayi, balita dan ibu nifas yang biasa ditangani oleh petugas Pusksesmas di bidang gizi.

BACA :  Melalui Baznas, Madrasah Se-Banten Sumbang Rp 630 Juta untuk Rohingya

“Makanya, kita latih dulu petugas itu. Dari mulai cara memberikan Suplementasi Vitamin A ke balita, distribusinya dan cara merencanakannya,” ungkapnya.

Asep menerangkan, angka kematian pada bayi di Provinsi Banten tergolong sangat tinggi, hal tersebut karena tingkat gizi buruk di Banten yang juga terbilang tinggi. Untuk itu, vitamin A mempunyai peran penting saat gizi buruk tersebut menyerang balita.

“Angka gizi buruk tertinggi ada di Kabupaten Pandeglang dan Lebak,” ucapnya.

Pencapaian dari program suplementasi vitamin A di provinsi untuk bayi 0-11 bulan tercatat cukup tinggi, antara 85-90,2%. Sementara dalam pencapaian keberhasilan untuk balita kurang dari 70%. Namun keberhasilan tersebut sangat bergantung pada petugas Posyandu.

“Untuk wilayah Pandeglang memang agak kesulitan untuk mendistribusikan, karena wilayah yang luas. Makanya, petugas Posyandu lah yang menjadi basis dalam pencapaian program ini,” tambah Sigit. (Nda)

BACA :  Ini Identitas Wanita yang Tewas di Hotel Flamboyan Tangerang




Photos

  • Videos


  • Terpopuler