Connect with us

METROPOLITAN

Jalur KA Rangkasbitung-Labuan Akan Kembali Diaktifkan

Published

on

Banten Hits – Jalur Kereta Api (KA) Rangkasbitung-Labuan akan kembali diaktifkan. Pengaktifan jalur KA yang pernah berfungsi pada tahun 80an tersebut guna menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Kepala Bidang Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang, Budi Januardi, kepada Banten Hits, menerangkan, tahun ini telah dilakukan proses pengkajian kelayakan jalur. Sementara tahun depan, diprogramkan pembuatan Amdal dan Detail Engennering Desain (DED), sedangkan rencana pembangunan baru akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang.

“Rencana pembangunan fisiknya baru akan dilakukan pada tahun 2017. Tahun depan baru direncanakan pembangunan Amdal dan DEDnya,” kata Budi belum lama ini.

BACA :  Tragis! Perempuan Muda di Tangerang Ini Nafkahi Lima Anak dari Bisnis Esek-esek di Apartemen Modernland

Terkait dengan soal anggaran yang dialokasikan untuk berfungsinya kembali jalur KA tersebut, Budi mengaku belum mengetahuinya. Pasalnya, hal tersebut menjadi program prioritas utama Pemerintah Pusat yang termasuk dalam rencana pembangunan jangka panjang.

“Itu jadi rencana jangka panjang Pemerintah Pusat sampai tahun 2030. Sepenuhnya, jadi kewenangan pusat. Kita hanya bersifat koordinasi saja,” ucapnya.

Kata dia, jika tidak ada anggaran ganti rugi bagi masyarakat yang mendirikan bangunan di jalur sepanjang 66 kilometer maka kemungkinan PT KAI selaku pihak yang memiliki hak penuh atas jalur hanya menyiapkan uang kerahiman bagi masyarakat yang terkena dampak penggusuran.

“Waktu kita ke Jakarta, kemungkinan tidak ada ganti rugi karena pemukiman warga kan berada di atas tanah milik PT. KAI. Arahan dari pusat, mungkin konteksnya hanya uang kerahiman, tapi nominalnya kita belum tahu,” ungkapnya.

BACA :  Selain Tiga Gedung Produksi, PT LSI Juga Diduga Bangun Jembatan tanpa IMB

Selain pengaktifan jalur KA Rangkasbitung-Labuan, Pemerintah Pusat juga mewacanakan memfungsikan kembali lintasan kereta Saketi-Bayah dan Cilegon-Anyer Kidul. Rencananya, dua jalur kereta tersebut bertujuan untuk menunjang bidang industri. Namun, ia juga tak mengetahui kapan wacana tersebut akan direalisasikan.

“Reaktifasi jalur kereta ada tiga. Selain Rangkas-Labuan yang akan melintasi Saketi, ada juga Saketi-Bayah, dan Cilegon-Anyer Kidul. Tetapi yang paling prioritas jalur Rangkas Labuan dan Saketi akan menjadi stasiun ke Bayah dan Labuan,” paparnya. (Nda)



Terpopuler