Connect with us

METROPOLITAN

Sembilan Orang Luka Akibat Ambruknya Kubah Musala di Pandeglang

Published

on

Banten Hits – Sembilan orang mengalami luka-luka akibat kubah Musala Nurul Falah di Kampung Turus, Desa Girijaya, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, tiba-tiba saja ambruk, Kamis (15/10/2015).

Data yang dihimpun Wartawan Banten Hits, Saepulloh dari lokasi menyebutkan, sembilan orang warga setempat yang mengalami luka-luka adalah warga yang tengah ikut memperbaiki beberapa bangunan musala, termasuk pada bagian atap. Warga yang menjadi korban ambruk nya kubah rata-rata mengalami memar dan patah tulang pada bagian punggung dan kaki.

“Saya langsung ke dalam pas dengar suara kencang banget. Pas saya liat banyak debu dan banyak teman-teman yang jatuh. Saya langsung minta tolong karena banyak yang luka-luka,” kata Sarja salah seorang warga yang juga turut mempebaiki Mushola tersebut.

BACA :  P2TP2A Lebak Kecam Aksi Unras Libatkan Anak

Korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Puskesmas setempat. Sebagian lainnya yang mengalami patah tulang dibawa untuk diobati dengan pengobatan pijat tradisional.

Menurut Kepala Desa Girijaya, Tedi Setiadi, ambruknya kubah karena diduga karena rapuhnya material bangunan. “Mungkin karena bangunannya rapuh jadi pas lagi diperbaiki ambruk,” tuturnya.

Selain melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Muspika Saketi, Tedi mengatakan terkait dengan biaya pengobatan bagi para warga yang mengalamai luka-luka akan ditanggung oleh pihak Desa.

“Ya, Desa yang akan menanggung biayanya. Karena kita juga prihatin, apalagi ada warga yang memang dari kalangan kurang mampu,” imbuhnya.

Berikut nama-nama warga yang mengalami luka-luka akibat ambruknya kubah Mushola Nurul Falah, Nursamsi mengalami luka bocor di bagian kepala, Sulaiman memar pada bagian tulang rusuk, Gola dan Jaya mengalami luka pada bagian kaki dan tangan, Udin luka di bagian pelipis dan kepala, Jaenal terluka pada bagian muka dan punggung, Duki mengalami patah tulang punggung, serta Muhdi dan Nurgani juga mengalami patah tulang pada bagian kaki. (Nda)

BACA :  Forum Banten Bersih Desak Polri Usut Aktor Intelektual di Balik Serangan ke Novel Baswedan



Terpopuler