Connect with us

METROPOLITAN

Guru SDN I Sumampir Sebut Penjaga Sekolah Tewas Terjatuh Bukan Terpanggang

Published

on

Banten Hits – Sastra Sasih, Salah seorang guru di SDN 1 Sumampir, Kota Cilegon menegaskan, Ridwan Ibrahmi alias Opung (59), penjaga sekolah tersebut tewas terjatuh saat mengevakuasi barang-barang miliknya. 

Sebelumnya, Opung dilaporkan tewas terpanggang setelah tertimpa reruntuhan bangunan kantin miliknya yang terbakar. Jaelani, salah seorang saksi mata yang turut mengevakuasi korban mengatakan, korban diduga panik saat mengevakuasi barang-barang miliknya sehingga kemudian korban jatuh karena tertimpa material bangunan hingga korban tidak sadarkan diri.

(BACA JUGA : SDN 1 Sumampir Cilegon Terbakar, Penjaga Sekolah Tewas)

“Meninggalnya bukan karena kebakarannya, tapi karena jatuh terpelesat saat menyelamatkan barang-barang yang berada di dalam rumah. Saking paniknya, korban terpeleset membentur lantai sekolah. Saat ditolong warga sekitar korban sempat berjalan namun sesampainya di sofa ruang guru korban langsung tersungkur tidak sadarkan diri,” kata Sastra.

BACA :  Sekretariat DPRD Banten Komitmen Jadi Lembaga Publik Paling Informatif

Menurut Sastra, akibat kebakaran tersebut pihak sekolah memprediksi nilai kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah.

“Jika melihat fisik bangunan kantin dan sebagian ruangan kelas 1 SDN 1 sumampir yang hangus terbakar, diperkirakan pihak sekolah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah,” jelasnya.

Pantauan Banten Hits di lokasi, kegiatan belajar mengajar siswa SDN 1 Sumampir terpaksa diliburkan untuk menghormati prosesi pemakaman korban. Jenazah korban sendiri disalatkan di salah satu ruang kelas di SDN 1 sumampir.(Rus)



Terpopuler