Connect with us

WISATA

Festival Tanjung Lesung Diharapkan jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Published

on

Banten Hits – Festival Tanjung Lesung 2015 di Desa Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang yang resmi dibuka Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Provinsi Banten, Dewi Indrianti, Jumat (30/10/2015), diharapkan mampu menjadi magnet bagi para wisawatan lokal, tak terkecuali bagi wisatawan mancanegara.

Festival yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Pandeglang ini juga dinilai akan membawa dampak positif, salah satunya terhadap nilai ekomoni bagi masyarakat.

“Festival ini akan memberikan dampak positif kepada nilai ekonomi masyarakat selaku pelaku usaha pariwisata maupun pemerintah,” kata Dewi, Jumat (30/10/2015).

Menurutnya, Festival Tanjung Lesung juga akan berpengaruh kepada dunia kepariwisataan di Provinsi Banten terutama di Kabupaten Pandeglang.

“Dunia kepariwisataan akan bisa berkembang dengan destinasi wisata yang tidak kalah menariknya dibandingkan dengan daerah lain. Apalagi, Pandeglang menjadi objek vital setelah ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Presiden Jokowi Widodo,” papar Dewi.

Semua pihak diminta untuk berfikir dan bertindak tepat dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SMD) agar nantinya mampu berkompetisi dalam berbagai bidang. Dewi mengaku, akan mendorong pembangunan di bidang Infrastruktur secara bertahap.

“Untuk mewujudkan visi pembangunan, industri pariwisata harus berkontribusi besar. Dengan sejalan dengan kebijakan Pemerintah yang telah memberikan fasilitas pembebasan visa bagi 92 negara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dengan kekayaan alam, budaya yang beragam pesona, keindahan alam, khasanah peninggalan sejarah dan keunikan adat budaya di tengah masyarakat yang heterogen, tidak akan memiliki nilai tambah jika tidak dikemas dengan berbagai kreativitas dan usaha dalam memikat wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati objek wisata yang ada di Banten.

“Usaha itu perlu ada inisiatif baik dari masyarakat dan berbagai stakeholder Pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan yang tepat secara berkelanjutan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Festival Tanjung Lesung akan dilaksanakan selama dua hari. Sejumlah acara menarik akan disajikan dalam festival tersebut, mulai dari Bagan Race, Parade Nelayan, Sepeda Hias, Pameran Hasil Produksi UMKM. Pertunjukan film karya sineas muda Banten juga akan dipertontonkan. Tak ketinggalan, pesta bakar ikan di pinggir pantai Beach Club Tanjung Lesung yang dimeriahkan oleh Momonon Band, dan beberapa Indie Band serta penampilan Disk Jockey. (Nda)

Trending