Connect with us

METROPOLITAN

Pantai Karangsari Berpindah Tangan, Erwan Kurtubi Salahkan Bupati Pandeglang Sebelumnya

Published

on

Banten Hits – Aset milik Pemerintah Kabupaten Pandeglang berupa bidang tanah seluas 1.620 meter di Pantai Karang Sari, Blok Cileweung, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang kini telah berpindah tangan menyusul putusan pengadilan yang memenangkan gugatan ahli waris Tb. Eka Budiman.

(BACA : Jadi Milik Pribadi, Pemkab Pandeglang Kehilangan Pantai Karang Sari)

Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengatakan, semestinya bupati Pandeglang saat itu tidak meninggalkan permasalahan yang kini menjadi beban pemerintahan sekarang.

“Terus terang saja kami generasi penerus sangat sedih. Dulu kan dibeli oleh bupati pertama yang beli (lahan) tidak meninggalkan permasalahan, tetapi tetap bupati yang beli (lahan) saat itu memiliki perhatian yang besar terhadap Pandeglang,” ucap Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi kepada wartawan, Kamis (29/10/2015).

BACA :  Mayat Tunawisma Dikirim ke Gedung PU, Polisi: Kami Periksa Masih Hidup

Menurutnya, Kesalahan itu berawal dari sistem administrasi, sebab tidak mengganti nama kepemilikan. Ditambah lagi pembelian lahan tersebut dilakukan pada jaman dulu.

“Makanya itu menjadi perhatian kita sekarang. Apabila atas peralihan hak tanah harus sesuai adminstrasi perundangan-undangan. Jangan sampai lokasi yang di sini datanya lain, yang akhirnya kita dikalahkan oleh pihak lain,” imbuhnya.

Untuk mempertahankan lahan tersebut, Pemkab mengklaim telah melakukan berbagai upaya, namun usaha yang dilakukan pemkab Pandeglang kalah di pengadilan.

“Kami sudah berusaha melakukan banding ke Mahkamah Agung, tapi hasil akhirnya begini (beralih kepemilikan), tapi kami tetap upaya (PK) sekarang,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang telah melakukan eksekusi terhadap sebuah lahan di pinggir pantai Blok Cileweung, Desa Sukarame, Kecamatan Carita Kabupaten Tangerang, Kamis (29/10/2015).

BACA :  Dianggap Menyimpang, Pemkab Lebak Akan Bekukan Gafatar

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Pandeglang mengaku saat ini tengah melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK) ke MA atas eksekusi lahan seluas 1.620 persegi meter tersebut.

“Ya, kita sedang melakukan upaya PK. Secara ketentuan Undang-undang, PK memang tidak mempengaruhi adanya ekseskusi,” kata Kasubag Hukum Setda Pandeglang, Al Ansori Nur kepada wartawan.(Rus)



Terpopuler