Connect with us

METROPOLITAN

Terserang Campak, Dokter Muda asal Pamulang Meninggal di Pedalaman Maluku Tenggara

Published

on

Banten Hits – Dionisius Giri Samoedra atau akrab disapa Andra (24), seorang dokter muda warga Jalan Cempaka, Blok B6, No 5, Komplek Mahkamah Agung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meninggal dunia setelah terserang campak saat bertugas di Dobo pedalaman Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, Rabu (11/11/2015).

Jenazah Andra akan segera diterbangkan ke Jakarta setelah pengurusan administrasi selesai dilakukan. Sesuai jadwal, jenazah akan tiba di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Jumat (13/11/2015) jam 10.00 WIB.

Awalnya, kabar ini meninggalkan kesan perih dan pilu bagi ibunda, Fransisca. Dia sudah mengetahui anaknya itu dirawat intensif di salah satu rumah sakit akibat suhu tubuhnya panas tinggi, saat itu dia berpikir Andra terkena demam berdarah. Maklum saja, bertugas di pedalaman resiko penyakit apapun pasti akan mengintai sang dokter lulusan Universitas Makasar itu.

BACA :  Warga di Banten Puluhan Tahun Nyebrangi Sungai Pakai Rakit, Erick Tohir Janji Bangun Jembatan Penghubung Dua Kabupaten

Namun takdir berkata lain, tiga hari menjalani perawatan intensif atau tepatnya Rabu (11/11/2015), sang dokter muda dipanggil Yang Maha Kuasa. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh sang suami yang sudah menemani Andra selama di rumah sakit.

“Saat itu dia divonis terkena penyakit campak,” ujar Fransisca. 

Duka yang menyelimuti keluarga yang tinggal di Jalan Cempaka B6 no.5 Komplek Mahkamah Agung Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel ini hanya sesaat. Sebab, Fransisca menyadari anaknya pergi namun meninggalkan kebanggan tersendiri baginya dan keluarga.

“Dia pergi dalam keadaan bertugas. Membantu orang-orang di Dobo, biar masyarakat di sana tetap sehat,” katanya lirih.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler