Connect with us

METROPOLITAN

Wahidin Halim dan Arief Sama-sama Bungkam soal Kusut Pengelolaan Pasar Babakan

Published

on

Banten Hits – Pengelola Pasar Babakan, PT Panca Karya Griyatama mengakui jika pihaknya mengelola Pasar Babakan berdasarkan perintah lisan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

(BACA JUGA : Yogi Yogaswara Akui PT Panca Karya Griyatama Kelola Pasar Babakan Atas Perintah WH)

Meski menggunakan PT Panca Karya Griyatama sebagai pengelola, namun ternyata keuntungan yang diperoleh dari pengelolaan Pasar Babakan hanya mengalir ke rekening pribadi Yogi Yogaswara, salah seorang direksi PT Panca Karya Griyatama.

(BACA JUGA : Keuntungan Pengelolaan Pasar Babakan Hanya Mengalir ke Rekening Yogi Yogaswara)

Pengakuan Yogi Yogaswara yang menyebut dirinya mengelola Pasar Babakan hanya berbekal perintah lisan dari Wahidin Halim, mengindikasikan pengelolaan Pasar Babakan yang berdiri di atas tanah negara tidak mengikuti aturan yang ada.

BACA :  Baraya Siap Menangkan Tantowi Yahya di Pilgub Banten

(BACA : Ini Aturan soal Tata Cara Pengelolaan Barang Milik Negara, Seperti Apa Pemanfaatan Pasar Babakan?)

Wahidin Halim yang disebut Yogi Yogaswara sebagai pihak yang memberi ijin secara lisan kepada PT Panca Karya Griyatama untuk mengelola Pasar Babakan, memilih bungkam. SMS Banten Hits yang dikirmkan berkali-kali kepada Wahidin Halim tak pernah berbalas.

Pun demikian dengan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah. Dia enggan memberikan penjelasan soal kusut pengelolaan Pasar Babakan ini, padahal Pemkot Tangerang jelas-jelas sebagai pihak yang diberi pinjam pakai oleh Kementerian Hukum dan HAM seperti terungkap sebelumnya dalam hearing Komisi III DPRD Kota Tangerang.

Kabag Humas Pemkot Tangerang Wahyudi Iskandar, melalui pesan singkat kepada Banten Hits berjanji akan memberikan penjelasan Senin (16/11/2015).(Rus)

BACA :  PKL Tolak Direlokasi, Satpol PP Lakukan Langkah Persuasif

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler