Connect with us

METROPOLITAN

Lokasi Pencucian Truk Pembawa Limbah Berbahaya di Cilegon Digerebek Warga

Published

on

Banten Hits – Sebuah lokasi pencucian kendaraan di lingkungan Tegal Wangi RT 01 RW 01, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon digerebek warga, Rabu (25/11/2015).

Lokasi tersebut memang sudah lama diduga warga dijadikan tempat pembuangan limbah yang dibawa oleh sejumlah kendaraan. Sebuah kendaraan bernopol G 1760 AE diduga mengangkut limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) jenis oli dan fly ash dari luar Banten.

“Sudah lama aktifitas pembuangan limbah B3 ini dilakukan, tapi warga tidak berani menegur pemilik lahan cucian karena orang nya terkenal tempramental. Tapi hari ini, kita melihat langsung aktifitas pencucian truk limbah, makanya kita lakukan penyetopan,” tutur Husen Saidan, tokoh pemuda di wilayah setempat.

BACA :  Seniman Tangerang Sentil Pemimpin Bermental Plastik

Aktifitas pembuangan limbah yang sudah berlangsung lama diakui Husen sudah sangat menghawatirkan warga. Pasalnya, lahan yang digunakan sudah terkontaminasi dengan ceceran oli yang menyebabkan kualitas air di sekitar lokasi pencucuian menjadi tercemar.

“Kualitas air di sumur warga jadi tidak jernih dan menimbulkan bau. Kita sempat tanyakan kepada sopir dan kernetnya, tapi mereka mengaku sudah izin dengan pemilik pool/lahan,” ungkapnya.

Sementara itu Suparno (50), salah seorang sopir truk membantah jika dirinya disebut membawa limbah fly ash dari luar Banten. Ia mengatakan jika muatan yang dibawanya adalah bahan pembuat gypsum dari Semarang Jawa Tengah yang akan dikirim ke Bojonegara, Serang.

“Biar bak truk enggak terjadi korosi, makanya kita lamuri dengan oli. Nah, waktu pencucian bak, oli yang dilumuri itu ikut terbuang,” kilahnya.

BACA :  Braaaakkk! Kapal Rishel Tabrak Dermaga IV Pelabuhan Merak

Ia menjelaskan, untuk membersihkan truk yang sudah tercampur dengan oli dilahan milik Samsudi, dirinya harus membayar Rp35 ribu.

“Untuk nyuci truk di sini, saya sudah bayar sebesar Rp.35 ribu,” imbuhnya.

Pantauan Banten Hits di lokasi, petugas dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Cilegon yang berada di lokasi mengambil sample air di sebuah kubangan di sekitar lahan pencucian. Air di kubangan tersebut diduga sudah tercemar dengan limbah yang terbuang dari proses pencucian kendaraan pembawa limbah. (Nda)



Terpopuler