Connect with us

METROPOLITAN

Pelaku Jambret HP di Lebak Babak Belur Digebuki Warga

Published

on

Banten Hits – Atwadi (44) harus mendapatkan penanganan petugas medis di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung. Pria asal Karang Tanjung Kabupaten Pandeglang ini mengalami luka-luka pada bagian mata kiri, bibir, kepala dan di bagian tubuh setelah dihakimi warga karena merampas sebuah handphone milik Neneng Mulyati (31) salah seorang warga Tambakbaya, Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, Jumat (27/11/2015)

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Saat itu Neneng yang dibonceng oleh kakanya menggunakan sepeda motor melintas di ruas Jalan Syeh Nawawi Kilometer 6 Bojong Leles, Kecamatan Cibadak.

“Dari arah yang sama arah Rangkas menuju Tambak, tersangka yang menggunakan sepeda motor langsung memepet motor korban dan merampas handphone milik korban yang sedang dipegang,” kata Kapolsek Cibadak Iptu Sadimun.

BACA :  MTs Dien El Hayat Rangkasbitung Raih Juara Umum PMR Tingkat Kabupaten Lebak

Namun, aksi penjambretan yang dilakukan pelaku diketahui oleh warga setempat yang langsung melakukan pengejaran. Saat dikejar warga, pelaku membuang handphone hasil rampasannya.

“Untuk jenis handphone yang dirampas belum kita ketahui karena tersangka membuang handphone saat dikejar warga,” ujar Sadimun.

Pelaku yang sudah babak belur dihakimi warga kemudian diserahkan ke Mapolsek setempat. Namun kata Sadimun, pihaknya belum bisa memintai keterangan lebih lanjut kepada pelaku lantaran kondisi pelaku yang masih ditangani petugas Rumah Sakit.

“Nanti setelah baikan tersangka akan kita perika untuk sidik selanjutnya, Kalau sekarang kan kondisinya masih dirawat,” pungkasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terjerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman 6 tahun penjara.(Nda)

BACA :  Ribuan Peserta Ikut Jalan Sehat Kemenag Kabupaten Lebak



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler