Connect with us

METROPOLITAN

Soal OTT KPK, Ketua DPRD Banten: Siapapun yang Makan Uang Rakyat Pasti Kualat

Published

on

Banten Hits – Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah geram saat melihat tayangan televisi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah anggota DPRD Banten, Selasa (1/12/2015).

Saat Banten Hits dan sejumlah awak media tiba dikediamannya, di Komplek Perumahan Serang City, Kota Serang, Asep tampak termenung saat Plt KPK Johan Budi mengungumkan hasil OTT terhadap sejumlah anggota DPRD dan pejabat BUMD Banten (PT BGD) di wilayah Tangerang. Asep terlihat bergegas berdiri dan dengan serius memperhatikan tayangan di salah satu televisi swasta tersebut. (BACA: KPK Tangkap Tangan Anggota DPRD Penerima Suap di Tangerang?)

“Sudah saya bilang berkali-kali, hati-hati, hati-hati, ini menggunakan uang rakyat, siapapun yang makan uang rakyat Banten pasti kualat,” kata Asep dengan nada tinggi dengan wajah yang memerah menunjukkan kemarahannya.

BACA :  Disperindag Lebak Minta Dua Makanan Kemasan Ini Ditarik dari Pasaran

Sambil terengah-engah, Asep menyatakan jika sedari awal dirinya sudah menolak rencana pendirian Bank Banten dalam waktu dekat. Alasannya, mendirikan Bank yang menggunakan uang rakyat bukanlah seperti menggunakan rakyat untuk membeli mobil. (BACA: KPK Tahan Sembilan Anggota DPRD Banten dan Pejabat PT BGD)

“Saya bukannya tidak setuju pendirian Bank Banten, tapi kita harus tanya second opinion (pendapat kedua), saya sudah bilang kita harus tanya para tokoh Banten yang punya keahlian dibidang Perbankan, tapi pendapat saya diabaikan,” bebernya.

Asep juga memastikan, bahwa dana APBD Banten senilai kurang lebih Rp300 Milliar yang diperuntukan bagi pembentukan Bank Banten, masih aman dari korupsi.

“Kalau uang rakyat masih aman, tetapi ini prosesnya yang culas,” tukasnya.(Nda)

BACA :  Korps Adhyaksa di Cilegon Ramai-ramai Datangi Pasar Blok F; Bagikan Masker Cuma-cuma



Terpopuler