Connect with us

METROPOLITAN

Fitron Nur Ikhsan Bantah Ditangkap KPK

Published

on

Banten Hits – Anggota DPRD Banten dari Partai Golkar Fitron Nur Ikhsan, angkat bicara soal pemberitaan ditangkapnya dua anggota DPRD Banten dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus suap demi memuluskan rencana pendirian Bank Banten.

Fitron yang menghubungi Banten Hits, Rabu (2/12/2015) mengatakan, pemberitaan Banten Hits mengenai penangkapan KPK tersebut, telah menuliskan anggota DPRD Banten yang ditangkap dari Partai Golkar berinisial FN. Pemberitaan itu menurut Fitron, bisa membuat masyarakat mengira dirinya anggota DPRD Banten yang ditangkap KPK.

Bahkan, kata Fitron, sejumlah orang yang memiliki akses langsung terhadap dirinya, menghubunginya untuk memastikan hal tersebut. Fitron merasa, keadaan tersebut sangat mengganggu kenyamanannya baik dalam menjalankan tugas sebagai anggota legislatif maupun kehidupan pribadinya. Terlebih, tak ada lagi anggota DPRD Banten dari fraksi Partai Golkar yang berinisial FN selain dirinya.

BACA :  Truk Terbalik di Jalan Marsekal Suryadharma Mulai Dievakuasi

“Anggota dewan dari Golkar dengan inisial FN kan cuma saya, ini sangat mengganggu,” terangnya melalui telepon genggamnya.

Sebelum KPK menyampaikan keterangan resmi terkait penangkapan anggota DPRD Banten, Banten Hits memperoleh informasi, anggota DPRD Banten yang ditangkap sebanyak sembilan orang. Disebutkan, selain ketua dewan yang disebutkan berasal dari PDI-P, dua anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai Golkar berinisial FN, dan HT juga turut ditangkap.

(BACA: KPK Tahan Sembilan Anggota DPRD Banten dan Pejabat PT BGD)

KPK memastikan, pihaknya hanya menangkap dua anggota DPRD Banten dan seorang pejabat PT Banten Global Development (PT BGD), sebuah BUMD milik Pemprov Banten. Saat ditangkap, KPK menemukan uang diduga untuk suap senilai ratusan juta.

BACA :  SK Pengangkatan Rano Karno Diserahkan, Mendagri Minta DPRD Banten Cepat Menindaklanjuti

Berdasarkan keterangan Johan Budi, ternyata KPK hanya menangkap dua anggota DPRD dan seorang pejabat PT BGD. Mereka yang ditangkap adalah SMH (SM Hartono, Wakil Ketua DPRD Banten dari Fraksi Golkar, TST (Tri Satya Santosa, anggota komisi III DPRD Banten dari Fraksi PDIP) dan RT (Ricky Tampinongkol direktur PT Banten Global Development). 

(BACA: Ini Nama-nama Anggota DPRD Banten dan Pejabat PT BGD yang Ditangkap KPK di Tangerang) 

“Tiga orang ini sekitar pukul 12.40 WIB di restoran terjadi serah terima uang, uangnya dalam bentuk dollar AS dan rupiah. Tiga orang ini, 2 anggota DPRD, 1 pimpinan perusahaan atau direktur sebuah perusahaan. Kemudian 3 orang ini dibawa ke KPK,” jelas Johan seperti dikutip detikcom.

Dipublishnya pernyataan resmi KPK soal penangkapan itu, sekligus merupakan ruang klarifikasi Banten Hits terhadap berita sebelumnya.(Rus)

BACA :  Ratusan Anggota Satpol PP Tangsel Diterjunkan Jaga Perayaan Malam Tahun Baru

 



Terpopuler