Connect with us

METROPOLITAN

PTUN Menangkan Gugatan Cakades Batubantar Pandeglang

Published

on

Banten Hits – Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Serang, memenangkan gugatan Andri Nurul Anwar, salah satu calon Kepala Desa (Cakades) Bantubantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.

Dalam gugatan tersebut, Andi menggugat Surat Keputusan (SK) Bupati Pandeglang Nomor 141.1/Kep.330-HUK/2015 tentang penyelesaian perselisihan hasil Pilkades Batubanter tertanggal 14 Juli 2015 dan SK Bupati nomor 141.1/Kep.366 Huk/2015 tentang pengesahan pengangkatan Kades terpilih di wilayah kecamatan Cimanuk periode 2015-2021 tertanggal 22 Juli 2015.

“Semua gugatan yang kami ajukan kepada pihak PTUN Serang telah dikabulkan seluruhnya dengan perkara nomor 33/G/2015/PTUN-SRG tertanggal 17 Desembere 2015,” kata Kuasa Hukum Andri, Acep Saepudin kepada wartawan, Minggu (20/12/2015).

Menurutnya, kliennya merasa dirugikan dalam pelaksanaan Pilkades pada 14 juli lalu, karena tidak dijalankan dengan benar oleh panitia. Setelah berkonsultasi kepada dirinya, persolan tersebut kemudian dibawa ke PTUN Serang.

BACA :  Keras! Wahidin Halim Ingin Warga Banten Tak Gelar Perlombaan Meriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia

“Ketika klien kami merasa dirugikan atas pelaksanaan Pilkades kemudian mengadukannya kepada pihak Pemkab. Akan tetapi, sama sekali tidak ada upaya untuk memfasilitasi aduannya. Maka dari itu, kami membawa persoalan sengketa ini ke ranah PTUN,” jelasnya.

Tidak hanya mengabulkan dua poin di SK yang diajukan. Namun, pihak tergugat I yakni Pemkab Pandeglang dan tergugat II Kades Ahmad Syihabudin selaku Kades terpilih dihukum untuk membayar perkara sebesar Rp270 ribu. Soal kemungkinan adanya upaya banding, pihaknya mempersilahkan hal tersebut.

“Silahkan saja lakukan banding, kami akan menunggu kesadaran tergugat merasa salah. Kalau masih tidak merasa bersalah, kami akan melakukan upaya lain untuk melawannya,” tegasnya.

Sementara itu, Andri mengaku, gugatan yang dilakukannya semata-mata hanya mencari keadilan.

BACA :  Kasian Keluarga Omo di Cikeusik, Puasa 2021 Harus Kehilangan Rumah setelah Ludes Terbakar

“Gugatan ini hanya mencari sebuah keadilan. Alhamdulillah dalam mencari keadailan itu saya telah mendapatkanya walau harus menempuh proses yang sangat panjang,” pungkasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler