Connect with us

METROPOLITAN

Instruksi Menhub Diabaikan, Truk Besar Masih Melintas di Lebak

Published

on

Banten Hits – Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tanggal 25 Desember 2015 Tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Larangan Pengoperasian Kendaraan Angkutan Barang pada Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 tak membuat sejumlah pemilik kendaraan besar jenis Truk menghentikan aktifitasnya.

SE dari Kementerian yang dipimpin Ignasius Jonan itu mulai berlaku sejak Rabu (30/12) hingga Minggu (3/1/2016). SE yang ditujukan kepada Kapolri, para Gubernur dan Bupati/Wali Kota tersebut justru seperti diabaikan pemilik kendaraan.

Di ruas Jalan Warunggunung, Kabupaten Lebak yang akan menuju Kecamatan Tunjung Teja dan Kecamatan Petir Kabupaten Serang, pengguna jalan masih mendapati kendaraan besar jenis Dump Truk bebas melanggang sejak sore hingga malam hari jelang pergantian tahun baru, Kamis (31/12/2015). (BACA: Berani Melintas di Malam Tahun Baru, Dishub Lebak Akan Tilang Truk Pengangkut Pasir).

BACA :  Kasus Kekerasan Anak di Tangsel Banyak Terjadi di Tiga Kecamatan Ini

Kepada wartawan, sumber yang minta namanya tidak disebutkan menuturkan bahwa tak sedikit Truck yang melintas di ruas jalan tersebut. Dari sekian truk yang bebas melintas, salah satunya diduga kendaraan milik mantan Bupati Lebak yang saat ini menjabat sebagai ketua Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya (JB).

“Padahal sudah ada larangan dari Menhub yang melarang truk besar beroperasi. Tapi truck JB masih tetap beroperasi di wilayah Rangkasbitung,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Lebak, Alkadri saat dikonfirmasi awak media justru mengatakan, ruas jalan Warunggunung menuju Tunjung Teja dan Petir bukan menjadi titik fokus pemantauan petugasnya.

“Kita fokus pemantauan di ruas jalan Mandala, Cimarga dan Citeras. Beberapa truk yang nekat beropeasi sudah kita tilang, seperti yang di Citeras dan Cimarga,” terangnya.

BACA :  Hindari Kejaran, Pria Berpistol Diduga Begal Rebut Motor Mahasiswi IAIB di Mall of Serang

Kemungkinan kata dia, masih adanya kendaraan Truk yang melintas tersebut lantaran pengemudi tidak mengetahui adanya larangan dari Kemenhub yang berlaku secara nasional.(Nda)



Terpopuler