Connect with us

METROPOLITAN

Waduh! Melintas di Jl Jend A. Yani, Iring-iringan Bendera Negara Peserta Asian Games Dihentikan Polisi

Published

on

Banten Hits – Pemerintah Republik Indonesia memerintahkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melakukan sosialisasi Asian Games 2018. Tujuannya, agar masyarakat bersiap menyambut hajat para olahragawan se-benua Asia yang akan diselenggarakan di Indonesia. Salah satu yang menjadi agenda KOI adalah mengarak 45 bendera Negara peserta Asian Games keliling Kota Serang, Kamis (31/12/2015).

Namun, iring-iringan bendera yang diarak oleh 1500 orang dengan peserta pawai dari pelajar, atlet, hingga para pemenang di ajang olahraga kelas dunia tersebut tak lepas dari kendala. Saat melintas di Jalan Jend A. Yani, Kota Serang, iring-iringan dihentikan petugas Kepolisian dari Polres Serang.

Petugas menyetop kendaraan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Banten yang mengawal paling depan dengan alasan tidak ada izin dan dianggap membuat kemacetan jalan.

BACA :  Soal PLTSa, Pemkot Tangerang Tunggu Arahan Kemenkeu dan IFC

Barisan Drum Corp Internasional Gita Surosowan yang berada di belakang kendaraan Satpol PP tersebut juga dihentikan. Akibatnya, lalu-lintas di belakang pawai tersendat mengikuti ritme iring-iringan, berhenti total sampai akhirnya pawai kembali bergerak.

Pihak panitia membahas peristiwa tersebut dihadapan Wasekjen KOI Dasril Anwar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Banten Opar Sochari, dan beberapa orang awak media. Salah seorang diantara panitia mengatakan kegiatan tersebut sudah berkoordinasi dengan Kabag Ops Polres Serang.

Opar Sochari juga menyesalkan peristiwa tersebut lantaran menurutnya iring-iringan bendera negara-negara Asia yang diarak keliling Kota Serang bukan iring-iringan main-main, ada misi negara di dalamnya yang harus dihormati oleh seluruh elemen masyarakat.

BACA :  Parah! Tak Dapat Fasilitas Dari Panitia, Dewan Juri Pandeglang Culture Festival Ngampar

“Ini iring-iringan negara loch, agar masyarakat tahu, bahwa negeri ini menjadi tuan rumah Asian Games, kok bisa Polisi melakukan pencegatan itu?” tanya Opar.(Nda)



Terpopuler