Connect with us

METROPOLITAN

3.146 Petani di Lebak Masuk Asuransi Usaha Tani

Published

on

Banten Hits – Sebanyak 3.146 petani di Kabupaten Lebak terdaftar dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Jumlah petani yang masuk dalam salah satu program Kementerian Pertanian tersebut diakui paling terbanyak di Provinsi Banten.

 

“Program AUTP adalah program dari Kementerian Pertanian. Tujuannya, untuk penanggulangan petani ketika mengalami gagal panen,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Pemasaran Hasil Usaha Tani (P2U) Dinas Pertanian (Distan) Lebak, Koko Komarudin, kemarin.

Koko menjelaskan, petani yang telah masuk dalam program tersebut hanya membayar premi Rp36 ribu per hektar, sisanya Rp144 ribu akan disubsidi oleh Pemerintah. Artinya, ketika gagal panen Pemerintah akan mengganti Rp6 juta per hektar sebagai ganti ongkos tanam.

BACA :  Polemik Buka-Tutup Wisata di Pandeglang Buat Masyarakat Kecewa

“Untuk klaim asuransinya, ada tahapan dan syarat yang harus ditempuh. Melalui pihak POPT atau petugas pengamat hama, yang
akan mengajukan klaim petani, seperti luasan petakan sawah yang terkena gagal panen,” urainya.

Koko menilai, program yang baru bergulir di awal tahun ini merupakan program yang manfaat untuk para petani di Lebak. Namun, kendati jumlah petani yang masuk dalam AUTP paling terbesar se-Banten, ia mengaku masih banyak petani yang belum mendaftarkan ke program tersebut.

“Penyebabnya, para petani belum memahami apa itu program AUTP. Padahal, kita secara maksimal telah menyampaikan program ini kepada para petani,” tandasnya.(Nda)



Terpopuler