Connect with us

METROPOLITAN

Tahun Lalu, Puluhan Nyawa Melayang di Perairan Banten

Published

on

Banten Hits – Badan SAR Nasional Provinsi Banten mencatat, sepanjang tahun 2015 sebanyak 33 kecelakaan laut terjadi di perairan Banten. Dari puluhan kecelakaan laut tersebut, 25 orang yang merupakan wisatawan tercatat meninggal dunia.

“Dari 33 kecelakaan laut, ada 25 wisatawan luar Banten yang meninggal dunia karena sepanjang tahun 2015. Ini terjadi pada para wisatawan yang berlibur di pantai Anyer, Carita dan Labuan, tenggelam dan tidak bisa diselamatkan,” ungkap Kepala Basarnas Banten dan Merak Haroe Amir Abyan, kepada Banten Hits, Senin (11/1/2016).

Selain wisatawan dari luar Banten, ada juga warga lokal yang tengah berwisata mengalami hal serupa. Selain itu, kecelakaan laut juga menimpa beberapa penumpang kapal penyeberangan yang melintas dari Pelabuhan Merak-Bakauheni.

BACA :  Kantor Polsek Baros dan 250 Kios Rusak Akibat Kebakaran Pasar Baros

“Sisanya, korban meninggal saat memancing dan penumpang kapal ferry,” ujar Haroe.

Kendati angka kecelakaan laut yang terjadi pada tahun 2015 mengalami peningkatan jika dibandingkan pada tahun 2014. Namun Haroe mengaku, jumlah korban pada kecelakaan tersebut menurun.

“Kasusnya memang meningkat 2 persen, tapi jumlah korban yang meninggal menurun. Pada awal Januari 2016, kita catat tiga orang meninggal karena berwisata di Ciberang,” ucapnya.

Meski demikan, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi para wisatawan yang tengah berlibur ke sejumlah obyek wisata pantai.

“Kita juga bekerjasama dengan instansi terkait untuk bersama-sama meminimalisir angka kecelakaan laut yang terjadi di Perairan Banten,” pungkasnya.(Nda)

BACA :  Ada Tiga Titik Penemuan Benda Diduga Bom di Pelabuhan Merak



Terpopuler