Connect with us

METROPOLITAN

Belum Sebulan, Belasan Kasus yang Melibatkan Anak Terjadi di Banten

Published

on

Banten Hits – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi di tahun 2016. Pasalnya, baru memasuki pekan kedua di awal tahun, lembaga anti kekerasan anak ini sudah mencatat ada 14 kasus yang melibatkan anak terjadi di tanah Jawara. Belasan kasus tersebut, baik anak sebagai korban, maupun anak yang menjadi pelaku kekerasan.

 

“Keadaan di awal tahun ini membuat kami khawatir, belum sampai pertengahan bulan pertama sudah tercatat sebanyak itu, karenanya orang dewasa di sekeliling anak-anak Banten harus waspada,” terang Ketua LPA Banten Iip Syafrudin, Rabu (13/01/2016).

Iip mengatakan, keselamatan hidup dan kehidupan anak-anak Banten, kini dan di masa depan, bukan hanya menjadi tanggung jawab ayah dan ibu yang melahirkan, namun sudah menjadi kewajiban orang dewasa yang ada di sekelilingnya. (BACA JUGA: Mengaku Disiksa Suami, Wanita Ini Lapor ke Denpom Serang).

BACA :  Mantan Bupati Pandeglang Jabat Wakil Ketua MPR

“Kita tentu bersama-sama berkewajiban untuk bisa memberikan peringatan kepada para orang dewasa di sekeliling anak, bahwa salah satu kewajiban kita adalah menjaga anak-anak dari setiap unsur kekerasan baik fisik, psikis, maupun kekerasan seksual,” jelas Iip.

Peringatan waspada yang disampaikan LPA berdasar kepada laporan by name-by addres yang diterima dan dihimpun oleh LPA Banten hingga hari ini. Iip berharap, seluruh elemen masyarakat bisa mengambil peran sebagai pelaksana, upaya-upaya perlindungan anak, baik upaya pencegahan agar kasus-kasus kekerasan terhadap anak tidak terulang, maupun sekedar meminimalisir.

“Masing-masing elemen masyarakat kita harapkan bisa mengambil peran untuk mengatasi ini. Minimal, dalam melakukan upaya pencegahan agar kasus ini tidak terjadi di lingkungannya,” pintanya.(Nda)

BACA :  Kumandang Banten Minta Pemerintah Perhatikan Veteran



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler