Connect with us

METROPOLITAN

Pindah ke Kalimantan, Pengurus Gafatar Lebak: Di Sini Tidak Aman Damai

Published

on

Banten Hits – Ketua DPK Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Lebak, Abdul Aziz, mengaku sudah tak lagi terlibat dengan organisasi tersebut. Ia akan pindah menuju Kalimantan dengan alasan untuk bertemu dengan keluarga dan kerabat.

“Ya, kami sudah membubarkan diri pada bulan Agustus lalu,” kata Aziz dihadapan Bupati Lebak yang mengunjungi rumahnya di Kampung Cilaki, Desa Margajaya, kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, kemarin. (BACA: Dicekal di Lebak, Pengurus Gafatar Akan Pindah ke Kalimantan).

Aziz mengaku, rencana kepindahannya ke Kalimantan lantaran dirinya menganggap, di tempat tinggal nya saat ini (Lebak-red) sudah tidak lagi kondusif dan aman.

“Saya enggak siap tinggal di sini, karena saya merasa di sini tidak aman damai. Selain itu, masyarakat yang ada di sini juga sudah tidak kondusif,” ungkap Aziz.

BACA :  Buat Pengguna Android di Banten dan Sekitarnya, Google Minta 19 Aplikasi Ini Dihapus karena Berbahaya

Sementara itu Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang didampingi Wakil Bupati Ade Sumardi, Sekda Dede Jaelani, Kajari Rangkasbitung yang juga Ketua Bakor Pakem Lebak Rini Hartati, menanyakan apa tujuan Aziz bergabung dengan Gafatar.

“Apa yang membuat bapak bisa ikut gafatar,?” tanya Iti. (BACA: Begini Isi Larangan Pemkab Lebak Terkait dengan Aktivitas Gafatar)

Aziz yang mendapat pertanyaan tersebut menjawab, jika bergabungnya ia dengan Gafatar sudah menjadi pilihan hidup untuk mencari kebenaran.

“Pilihan hidup untuk mencari kebenaran, agar bisa hidup damai dan sejahtera, dan jauh dari anarkis,” ucapnya.

Iti kemudian menanyakan, berapa total anggota yang sudah masuk dalam organisasi yang oleh sejumlah pihak sudah disebut sebagai organisasi yang mempunyai paham menyimpang. (BACA: Dianggap Menyimpang, Pemkab Lebak Akan Bekukan Gafatar).

BACA :  Warga Kronjo Tewas dengan Leher Dijerat di Mauk

“Jumlah nya ada 100 orang di wilayah Lebak dan Pandeglang. Kita ajak dengan cara ngobrol dengan kondisi yang nyaman, awalnya melalui keluarga dan saudara dulu,” ungkap Aziz

Bupati kemudian menanyakan soal keyakinan yang sekarang diyakni Aziz.

“Sekarang sudah kembali ke jalan yang benar, secara keyakinan mereka (anggota-red) sudah sesuai dengan pilihannya. Sebab alasan kami, yakni untuk mencari kehidupan yang damai, supaya tidak anarkis,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Bakor Pakem Rini Hartatie, memberikan nasihat kepada Aziz agar tetap taat dan patuh pada aturan yang sudah ditetapkan.

“Kita harus taat dan patuh pada aturan, jangan sampai menyimpang dari aturan yang sudah ditetapkan, agar masyarakat juga tidak resah,” pintanya.(Nda)

BACA :  Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa di Pandeglang, Muhadjir Effendy; Sudah Kami Data



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler