Connect with us

METROPOLITAN

Dicekoki Obat, Gadis Asal Garut Diperkosa Pamannya di Batu Ceper

Published

on

Banten Hits – Malang betul nasib RWT (20), seorang gadis asal Garut, Jawa Barat. Niat mencari kerja di Kota Tangerang, RWT malah menjadi korban perkosaan. Tragisnya lagi, pemerkosanya pamannya sendiri yang berinisial JS (30).

Wartawan Banten Hits Hendra Wibisana melaporkan, berdasarkan keterangan Kanit Reskrim Polsek Batu Ceper Iptu Nurjaya, pemerkosaan terhadap RWT dilakukan JS di rumah kontrakkannya di Jalan Blok Ambon, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Menurut Nurjaya, awalnya tersangka mengantarkan itrinya bekerja di daerah Banjar Wijaya, kota Tangerang. Setelah itu, tersangka balik ke rumah. RWT saat itu tengah berada di rumah kontrakan pelaku untuk mencari pekerjaan.

BACA :  Anggota Banser Bakar Bendera Tauhid, Ini Pernyataan Keras Kiai di Banten

“Setibanya di rumah, pelaku memberikan obat penenang sebanyak tiga butir dengan alasan vitamin. Setelah meminum obat, korban menjadi tak sadarkan diri. Kemudian pelaku melakukan aksi pemerkosaan terhadap korban sebanyak dua kali pada saat itu juga,” kata Nurjaya, Kamis (21/1/2016).

Perbuataan bejat pelaku ini dilaporkan korban kepada isteri pelaku yang tak lain bibinya. Saat itu juga korban didampingi isteri pelaku melapor ke Polsek Batu Ceper. Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumah kontrakannya.

“Tersangka sudah kita amankan dengan sejumlah barang bukti seperti obat penenang dan telepon genggam,” ungkap Nurjaya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

BACA :  Heboh Pencurian Ternak di Cimarga Lebak; Enam Ekor Kerbau Raib Digondol Maling

Menurut isteri pelaku, selama ini pelaku tak pernah memberikan nafkah kepadanya. Justru malah isteri pelaku yang selama ini bekerja.

“Sakit hati saya, Pak. Padahal dia itu ngak pernah mau nafkahi hidup saya. Saya yang kerja tiap hari. Ini malah adik saya diperkosa. Saya berharap polisi hukum dia seberat-beratnya,” kata Nisa, isteri pelaku dengan nada kesal.(Rus)

 



Terpopuler