Connect with us

METROPOLITAN

Unjuk Rasa, Massa Desak Dirut Angkasa Pura II Mundur

Published

on

Banten Hits – Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Budi Karya Sumardi, dituntut mundur dari jabatannya. Desakan mundur tersebut disuarakan ratusan massa dari Gerakan Moral Solidaritas Masyarakat, saat menggelar unjuk rasa di depan pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (25/1/2016).

Unjuk rasa yang mendesak Budi melepas jabatannya sebagai Dirut AP II tersebut, buntut dari kekesalan massa terkait komentarnya di salah satu media cetak nasional yang mengatakan bahwa orang Desa ‘pinpinbo’ ( pintar-pintar bodoh).

“Pernyataan itu membuat kami sebagai orang Desa merasa terhina. Pernyataan tersebut menurut kami tidak pantas dikatakan oleh seorang pejabat publik, apalagi yang notabennya pejabat di perusahaan milik negara,” tegas Dulamin Zigo, koordinator aksi dalam orasinya.

BACA :  Ini 344 Titik PJU di Lahan Kemenkum HAM yang Akan Diputus Dishub Kota Tangerang

Di bagian lain, Zigo menuding jika Dirut AP II telah mengintervensi AVS agar memutus kontrak perusahan-perusahan lokal, dan memasukan PT ISS yang ditunjuk langsung sebagai rekananannya.

“Pertanyaannya kenapa kami ada di sini? Karena ini akan ada efek langsung terhadap kami. Kalau perusahan itu diputus, siapa yang akan membantu yayasan, menyantuni janda-janda, pembangunan majelis talim, dan anak yatim,” bebernya.

Massa mengancam jika aksinya tidak direspon oleh Dirut AP II, maka akan ada aksi unjuk rasa lanjutan di Kementerian BUMN.

“Kalau aksi ini tidak ditanggapi oleh Budi, kami akan aksi lebih besar ke Kementerian BUMN,” tandasnya.

Aksi unjuk rasa tersebut tak luput dari pengawalan ketat petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Neglasari dan Polres Metro Tangerang, serta security Bandara.(Nda)

BACA :  Enam Mahasiswa Untirta Serang Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Pulosari



Terpopuler