Connect with us

METROPOLITAN

Propam Kumpulkan Bukti Soal Anggota Polres Cilegon yang Diduga Pacari Anak di Bawah Umur

Published

on

Banten Hits – Usai ramai lantaran sejumlah fotonya yang diduga bersama seorang ABG putri di Cilegon terpampang di media sosial (medsos), Propam Polres Cilegon melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Briptu Muhammad Arwan Sulistiawan (sebelumnya disingkat MAS).

Sorotan netizen terhadap anggota Unit Dalmas Polres Cilegon ini setelah sebuah akun, delis76, yang mengaku seorang ayah dari anak gadis yang masih duduk di bangku SMA menceritakan kegelisahannya di situs forum kaskus. Kegelisahan tersebut, lantaran anaknya disebut-sebut menjalin hubungan asmara dengan Briptu Arwan yang juga disebut sudah mempunyai seorang istri. (BACA: Foto Polisi yang Diduga Pacari ABG di Cilegon Beredar di Medsos, Ini yang Mengundang Kecaman Netizen)

BACA :  Waspada! Sekda Lebak Gadungan Gentayangan Minta Duit Rp7 Juta untuk Pengangkatan ASN

“Iya benar, kasusnya sedang ditangani oleh Propam. Untuk jelasnya, bisa ke Propam,” kata Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo, kemarin.

Ditanganinya kasus tersebut, setelah orang tua gadis berinisial ES (16) ini melaporkan Briptu Arwan ke Mapolres Cilegon.

Kasi Propam Polres Cilegon Iptu Suparman membenarkan, adanya laporan tersebut. Briptu Arwan dilaporkan, lantaran diduga telah melakukan pelanggaran kode etik.

“Memang benar ada Laporan masuk diterima kemarin, yang melaporkan adalah ibu korban, IR. Kepada terlapor yakni Briptu Arwan kita sidik tentang pelanggaran kode etik,” jelas Suparman. (BACA: Ini Kata Rekan Briptu MAS, Anggota Polres Cilegon yang Dikecam Netizen karena Pacari Anak di Bawah Umur)

BACA :  Ini Masukan Anggota Dewan kepada Pemkab Lebak Atasi Masalah Sampah

Setelah melakukan pendalaman informasi dari pihak kelaurga korban, pihaknya kata Suparman harus terlebih dahulu mengumpulkan alat bukti kuat, dengan melakukan visum terhadap korban. Pasalnya, baik Arwan maupun ES tidak mengakui perbuatan yang selama ini dituduhkan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, Baik Briptu MAS dan korban tidak mengakui. Makanya, nanti akan kita lakukan langkah dengan melakukan visum,” pungkasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler