Connect with us

METROPOLITAN

Tokoh Agama Diminta Berperan Tangani Warga Eks Anggota Gafatar, MUI: Yang Dominan Itu Masalah Sosial

Published

on

Banten Hits – Warga mantan anggota Gafatar asal Provinsi Banten yang dipulangkan dari Kalimantan, sudah berada di wilayahnya masing-masing. Sebelum dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, mereka ditampung untuk sementara di tempat penampungan, dan diberikan pembinaan terlebih dahulu.

Sejumlah persoalan, kini dihadapi baik oleh warga eks Gafatar maupun oleh Pemerintah Daerah. Peranan sejumlah pihak pun dibutuhkan, salah satunya agar masyarakat mau menerima dengan tangan terbuka para eks anggita Gafatar tersebut saat berada di kampung halamannya. Pemerintah Kabupaten/Kota pun menjanjikan akan memfasilitasi eks anggota Gafatar ini.

“Kita siap untuk memfasilitasi, tapi masyarakat juga harus menerima keberadaan mereka nantinya,” kata Sekda Pandeglang Aah Wahid Maulani, belum lama ini.

BACA :  DLH Kota Tangerang Edukasi Cara Mengemudi Hemat Bahan Bakar

Pemkab juga mengharapkan tokoh agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa berperan, dalam mengangani persoalan yang dihadapai oleh eks anggota Gafatar saat nantinya berada di tengah-tengah masyarakat.

“Saya mengharapkan, MUI berperan aktif dalam persoalan ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris MUI Pandeglang Entis Sutisna berpandangan, jika masalah yang juga paling dominan dihadapi eks anggota Gafatar adalah persoalan sosial. Hal ini jika dilihat keberangkatan para warga ke Kalimantan, yakni untuk mengejar kesejahteraan yang tidak didapat di daerahnya.

“Pembinaan tentu akan kita lakukan. Tapi masalah yang paling besar itu adalah persoalan sosial. Mereka berangkat ke Kalimantan itu, karena iming-iming bisa meningkatkan kesejahteraan, apalagi rumah mereka yang dulu sudah dijual,” paparnya.(Nda)

BACA :  Perda Kualitas Air Tekan Ongkos Produksi PDAM



Terpopuler