Connect with us

METROPOLITAN

Bangunannya Dirobohkan, Pemilik Cafe Ini Tantang Petugas Bongkar Semua Tempat Hiburan di Cilegon

Published

on

Banten Hits – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dibantu Kepolisian dan TNI membongkar paksa puluhan bangunan liar (bangli) dan warung remang-remang (warem) yang berdiri di Jalan Cilegon-Anyer, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Selasa (2/2/2016).

Namun, pembongkaran yang dilakukan petugas dengan mengerahkan alat berat tersebut mendapat protes dari sejumlah pemilik bangunan. Pasalnya, mereka menuding petugas tebang pilih dan menantang petugas membongkar juga semua tempat hiburan malam.

“Kalau memang melanggar ya seluruh bangunan yang berada di sisi jalan harus dibongkar juga, jangan tebang pilih, jangan berani sama warung remang-remang saja. Semua tempat hiburan malam yang besar-besar dibongkar juga itu baru adil, karena mereka juga sama tidak memiliki ijin,” tegas Yuwono, pemilik Nagoya Cafe.

BACA :  Ratusan Miras Disita Polisi dari Sebuah Warung Kelontong di Baros

Kendati diprotes, namun tidak menyurutkan langkah petugas dan tetap membongkar puluhan bangunan semi permanen tersebut. (BACA: Bawa Alat Berat, Petugas Robohkan Warem di Kota Cilegon)

“Semua kita bongkar, tempat ini sering dijadikan lokasi prostitusi dan peredaran miras,” jelas Asda I Pemkot Cilegon, Taufiqurrahman.

Ia juga menegaskan, seluruh bangunan yang berada di ruas jalan tersebut lantaran tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Sebelum dibongkar, kita sudah berikan toleransi kepada pemilik bangunan agar membongkar sendiri, tapi kenyataannya sampai batas waktu yang kami berikan, mereka tetap tidak membongkarnya,” pungkasnya.(Nda)



Terpopuler