Connect with us

METROPOLITAN

1,3 Juta Penduduk Tangerang Terima Kartu KIS-PBI BPJS

Published

on

Banten Hits – Sebanyak 1,3 juta penduduk Tangerang terdaftar sebagai pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS)-Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sementara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sudah menonaktifkan sebanyak 12 ribu lebih masyarakat yang dikategorikan bukan lagi dibiayai pemerintah jaminan kesehatannya.

Kepala BPJS Cabang Utama Tangerang dr Medianti Ellya Permatasari mengatakan, rincian dari penerima KIS-PBI ini adalah untuk Kota Tangerang sebanyak 282.525 jiwa, Kota Tangerang Selatan 109.745 jiwa, dan terbanyak berada di Kabupaten Tangerang sebanyak 957.081 jiwa.

“Sehingga ditotal sebanyak 1.349.351 jiwa berhak mendapatkan KIS-PBI,” ungkap Medianti, Kamis (4/2/2016).

Jutaan penduduk Tangerang yang menerima bantuan jaminan kesehatan ini, digolongkan dalam penduduk tidak mampu atau berada dalam garis kemiskinan. Untuk mendapatkan datanya, BPJS regional bekerjasama dengan Dinas Sosial serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di tiga wilayah tersebut.

BACA :  Pemudik Bermotor Merangsek ke Pelabuhan Merak, 13.500 Kendaraan Memadati Tenda Dermaga 7

“Jadi peserta juga berasal dari data kartu Jamkesmas,” katanya. Mereka adalah penerima bantuan iuran atau PBI. Sehingga pemegang KIS dalam kategori ini tidak dipungut biaya sama sekali, dan ditanggungkan ke pemerintah.

Kartu KIS ini pun sudah didistribusikan kepada para pesertanya. BPJS setempat, menggandeng mitra kerja seperti PT Pos, JNE, dan Mitra BPJS Kesehatan dalam pendistribusiannya.

Selain mendata penerima KIS ini, Medianti juga mengungkapkan, pihaknya berdasarkan Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) nomor 170/HUK/2015 juga sudah menonaktifkan dan menetapkan peserta pengganti Penerima Bantuan Iuran tersebut. Antara lain, di Kota Tangerang sebanyak 3.942 jiwa, Kota Tangsel 1.780 jiwa, dan Kabupaten Tangerang sebanyak 6.704 jiwa.

BACA :  Heboh Pria Bertopeng Begal Payudara Emak-emak di Lebak; Aksinya Bikin Geleng-geleng Kepala

“Bila ditotal ada sebanyak 12.426 jiwa yang dinonaktifkan lalu digantikan kepada yang lebih membutuhkan,” ungkapnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler