Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Angka Pengangguran di Pandeglang Meningkat, Disnaker: Sulit Kita Antisipasi

Published

on

Banten Hits – Angka pengangguran di Kabupaten Pandeglang diprediksi meningkat. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang dilakukan sejumlah perusahaan, memaksa para tenaga kerja asal Pandeglang harus kembali ke daerah asalnya.

Dinas Sosial, Ketenagakerjaan, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pandeglang mencatat, 100 pekerja yang mengadu nasib ke luar daerah telah meminta tandatangan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang diajukan akibat PHK massal yang dilakukan perusahaan di luar Pandeglang.

“Akhir-akhir ini saya sering menandatangani untuk pencairan JHT pegawai. Ini sudah sejak Januari kemarin,” ujar Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Pandeglang, Muslih kepada wartawan, kemarin.

Muslih mengatakan, pihaknya tak bisa berbuat banyak dan belum mempunyai langkah apapun untuk mengantisipasi warga Pandeglang yang terkena PHK kemudian kembali ke daerah. Jumlah perusahaan di Pandeglang yang tak sebanyak wilayah lain menjadi salah satu faktor, Dinas Tenaga Kerja tak mampu menangani persoalan tersebut.

BACA :  Buka Bazar Murah, Pjs Bupati Tangerang Berharap Stabilkan Harga Sembako

“Sulit kita antisipasi, jumlah perusahaan di pandeglang terbatas. Untuk itu, kita harapkan investor masuk ke Pandeglang agar ada lahan pekerjaan baru,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu faktor yang membuat banyak perusahaan mengurangi karyawan lantaran tingginya UMK yang sulit dipenuhi oleh perusahaan. Dari data yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja, sepanjang tahun 2015, ada 9.360 pencari kerja yang didominasi lulusan SMA dan SMK.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler